Ersya Ruswandono

  • Home
  • Ersya Ruswandono

Ersya Ruswandono Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Ersya Ruswandono, Photographer, .

1 Juni yang ketiga kalinya bersama  🐚😇 Memang baru sebentar, tapi rasanya sudah buaaanyaaaak sekali 🤝
01/06/2026

1 Juni yang ketiga kalinya bersama 🐚😇 Memang baru sebentar, tapi rasanya sudah buaaanyaaaak sekali 🤝

30/05/2026

📘 Episode 4: Pad Kra Pao • Baan ( )

Di pinggir jalan, jam dua belas siang, di bawah terik matahari Bangkok. Apa yang lebih menggugah selera daripada sepiring Pad Kra Pao?

Street food paling ikonik di Thailand ini ternyata menyimpan perjalanan yang panjang tentang Holy basil atau Tulsi—daun suci yang berasal dari India dan dalam tradisi Hindu diasosiasikan dengan Dewi Lakshmi.

Pad Kra Pao ternyata bukan cuma soal rasa.
Tapi tentang bagaimana makanan selalu bergerak bersama manusia: bermigrasi, beradaptasi, dan berubah menjadi identitas baru.

Episode 4 selesai dimasak dan siap disantap. Selamat datang di Thailand!🇹🇭🍳🌿

30/05/2026

📘 Episode 4: Pad Kra Pao • Baan ( )

Di pinggir jalan, jam dua belas siang, di bawah terik matahari Bangkok.

Apa yang lebih menggugah selera daripada sepiring Pad Kra Pao?

Street food paling ikonik di Thailand ini ternyata menyimpan perjalanan yang panjang tentang Holy basil atau Tulsi—daun suci yang berasal dari India dan dalam tradisi Hindu diasosiasikan dengan Dewi Lakshmi.

Pad Kra Pao ternyata bukan cuma soal rasa. Tapi tentang bagaimana makanan selalu bergerak bersama manusia: bermigrasi, beradaptasi, dan berubah menjadi identitas baru.

Episode 4 selesai dimasak dan siap disantap.

Selamat datang di Thailand! 🇹🇭🍳🌿

Archives from Cannes 2016. A whole decade stored inside a camera roll 🌊🦪
24/05/2026

Archives from Cannes 2016. A whole decade stored inside a camera roll 🌊🦪

11/05/2026

Akhir pekan kemarin diisi dengan trekking santai 3 jam di Jayagiri, Lembang. Main ayunan, lihat deretan pinus, pohon kopi, kuda yang lagi merumput, monyet, dan yang paling penting bisa menghirup udara hutan sebanyak-banyaknya 🌳🍃

Perjalanan ditutup dengan masuk ke Lorong Lumut, lalu makan bekal ompreng dari rumah. Tadinya mau lanjut ngopi di Kilogram, tapi antreannya nguleerr bangeeett 😅

Baru tahu ternyata trekking gini bisa jadi “hack” masuk area Orchid Forest Cikole tanpa tiket. Tapi yaa repot aja pulangnya wkwk. Antara turunnya jalan kaki lagi menyusuri hutan atau harus nebeng mobil pickup pembawa MTB (karena nggak ada taksi online yang mangkal di sana), lanjut naik shuttle Orchid Forest, lalu nge-Gocar balik ke titik awal.

Bulan Mei banyak long weekendnya nihh. Next berendam ke curug seru kali yaa Pak ? 🙌😃🫶

04/05/2026

📘Episode 3: Sup Pangsit Jepara • Kisah & Kumpulan Resep Putri Jepara (Suryatini N. Ganie)

Kartini menulis tentang kebebasan dalam bahasa Belanda, tapi pengetahuan dapurnya tersimpan dalam aksara Jawa�yang perlahan mulai tak dikenali.

Dua bahasa, dua dunia, satu perempuan.

Jika surat-suratnya adalah diplomasi pemikiran, maka hidangan dari dapurnya adalah diplomasi rasa.

Bagi Kartini, dapur bukan ruang yang membatasi, melainkan ruang intelektual tempat identitas diracik, pengetahuan didokumentasikan, dan warisan diturunkan.

Kuliner baginya adalah seni yang setara dengan membatik atau mengukir. Sebuah kearifan yang membentuk karakter bangsa.

Dan mungkin, memahami Kartini tidak cukup hanya dengan membaca tulisannya tapi juga dengan mencicipi apa yang ia masak.

Sup pangsit Jepara, salah satu hidangan favoritnya. Lahir dari pertemuan Jawa, Tionghoa, dan Eropa. Sederhana, tapi berlapis sejarah.

👉 Komen “PANGSIT” untuk resep lengkapnya! Mari kita lanjutkan percakapan ini dalam semangkuk kaldu penuh rasa.

13/04/2026

📘Episode 2: Nyonya Laksa • (Mandy Yin)

Semangkuk mie dalam kaldu udang, santan, dan sentuhan asam.

Asal-usulnya? Seberagam isinya.

“Laksa” dipercaya berasal dari Sanskerta, yang berarti “sepuluh ribu” atau “banyak”, merujuk pada limpahan rempah yang digunakan dalam proses memasaknya.

Dalam bahasa Persia Kuno, merujuk pada sejenis bihun. Sedangkan dalam bahasa Kanton berarti “pasir pedas” karena tekstur kuah dari udang kering, hingga bahasa Hokkien yang berarti “kotor”.

Dari persimpangan itulah, Nyonya Laksa lahir.
Sebuah jembatan antara budaya, waktu, dan ingatan.

Kalau kamu mengenal Laksa lewat kisah dan rasa yang mana?

Selamat Hari Film Nasional! 🎞️🎬November 2024,Saat kami duduk berhadapan dengan seorang saksi hidup dari era awal perfilm...
30/03/2026

Selamat Hari Film Nasional! 🎞️🎬

November 2024,
Saat kami duduk berhadapan dengan seorang saksi hidup dari era awal perfilman Indonesia, Irwan Tahyar. Penata Kamera, yang kini lebih sering dikenal dgn Director of Photography (DoP), sekaligus anak dari pemilik perusahaan film terbesar dan termodern pada masa Hindia Belanda, The Theng Cun.

Kami datang, mengetuk ingatan yang tersimpan lebih dari 70 tahun lalu.

Sosok itu akrab dipanggil Pak IT. Pertemuan ini bermula dari desas desus yang perlahan menuntun kami pada satu titik temu.

Dua tahun setelah membuat film “Merangkai Ratna Asmara”, akhirnya kami dipertemukan dengan saksi hidup perjalanan sinema Ratna Asmara, tak lain tak bukan ia lah DoP dari film “dr. Samsi”.

Di awal kariernya, beliau menggunakan nama “Sofjan”—sebuah nama pinjaman dari pamannya yang lebih dahulu menjadi DoP. Mungkin karena saat itu beliau merasa terlalu muda (umur awal 20an), atau mungkin ingin menjauh dari bayang-bayang nama besar sang ayah atau sekadar memberi ruang bagi dirinya sendiri untuk tumbuh.

Dengan nama itu, ia bekerja bersama Ratna Asmara dan Fred Young, melahirkan film-film seperti “Musim Bunga di Selabintana” (1951), “dr. Samsi” (1952), “Putri Solo” (1953), “Lenggang Jakarta” (1953), dan “Tudjuh Bidadari” (1953).

Lanjut dikolom komentar..

26/03/2026

📘Episode 1: Pan Fried Kebab • (Nevin Halici)

Dalam sebuah perjalanan di Istanbul, aku menemukan kisah kecil tentang Kebab yang ternyata telah hidup berabad-abad lamanya.�
Namanya bahkan muncul dalam bait-bait Masnavi karya Jalal al-Din Rumi— sebagai metafora tentang proses menjadi matang, tentang api yang menguji kesabaran manusia.

Dari dapur tradisi Sufi hingga meja makan hari ini, aku belajar bahwa memasak bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang perjalanan batin yang perlahan dilunakkan oleh waktu. 🌯

Hearts full and tables filled. An Eid without Eyang, yet I’m cherishing my first one with hubby. Bittersweet, just how l...
22/03/2026

Hearts full and tables filled. An Eid without Eyang, yet I’m cherishing my first one with hubby. Bittersweet, just how life moves in cycles.

Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin 🌙🤍🙏

Address


Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ersya Ruswandono posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

  • Want your business to be the top-listed Photography Service?

Share