Siti Lestantun

Siti Lestantun 📩OPEN ENDORS⬇️⬇️

tes IQ
15/07/2026

tes IQ

Kepolisian secara resmi telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembakaran tiga orang santri di ...
14/07/2026

Kepolisian secara resmi telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembakaran tiga orang santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kasus ini memicu kemarahan publik setelah video penderitaan korban viral di media sosial.

Kasus kekerasan ekstrem ini menyeret tokoh utama di dalam lingkungan ponpes tersebut.

Polisi menetapkan Pimpinan Ponpes, Ahmad Muzakki Rahmatullah (AMR), dan seorang santri di bawah umur berinisial MR (15) sebagai tersangka.

Meski berstatus tersangka, keduanya belum ditahan. MR dinilai kooperatif selama proses penyidikan.

Sementara itu, pemeriksaan terhadap AMR terpaksa ditunda karena yang bersangkutan mengaku sedang dalam kondisi sakit.

Polisi masih menunggu rekomendasi kesehatan dan pendampingan kuasa hukum sebelum memeriksa AMR lebih lanjut.

Fakta yang paling memprihatinkan dari kasus ini adalah lamanya waktu kejadian hingga akhirnya terungkap ke publik.

Kasus pembakaran santri ini sebenarnya diduga telah terjadi sejak November 2025.

Namun, baru terbongkar baru-baru ini setelah video yang memperlihatkan para korban menangis kesakitan dengan luka parah beredar luas.

Selama berbulan-bulan, para korban dan keluarganya bungkam dan tidak berani melapor ke polisi.

Hal ini disebabkan oleh adanya ketakutan dan dugaan kuat bahwa sang Pimpinan Ponpes (AMR) memiliki bekingan atau pelindung dari kalangan pejabat dan aparat penegak hukum setempat.

Di tengah panasnya isu bekingan pejabat, sebuah langkah yang memicu sorotan justru dilakukan oleh elite pemerintah daerah.

Wakil Bupati Lombok Tengah, M. Nursiah, diketahui melakukan kunjungan langsung untuk menjenguk AMR yang sedang sakit.

Nursiah berdalih bahwa kunjungan tersebut murni sebagai bentuk silaturahmi dan perhatian, mengingat ia sudah lama mengenal AMR melalui berbagai kegiatan.

Menyadari sensitivitas kunjungannya, Nursiah menegaskan bahwa Pemkab Lombok Tengah akan menghormati wewenang kepolisian dan tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang berjalan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan (tabayyun) dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, sembari berharap aktivitas pendidikan di seluruh ponpes Lombok Tengah tetap berjalan kondusif.

Kasus ini menjadi ujian besar bagi integritas aparat penegak hukum di NTB.

Publik kini menanti langkah tegas kepolisian untuk segera memproses dan menahan para tersangka tanpa pandang bulu, sekaligus membuktikan bahwa hukum di Indonesia tidak bisa diintervensi oleh kedekatan relasi maupun bekingan pejabat mana pun.

Before & after
01/07/2026

Before & after

24/06/2026

Saran d**g, kan aku fresh graduate, mending langsung kerja atau mancing?

semua bangunanya mudah dibobol .. dari belakang
28/05/2026

semua bangunanya mudah dibobol ..
dari belakang

Minta Di Bayarin Loh Yaaa 😹Streamer bernama Erio Arriom menjadi viral dan dihujat warganet karena mengamuk dan menghina ...
26/05/2026

Minta Di Bayarin Loh Yaaa 😹

Streamer bernama Erio Arriom menjadi viral dan dihujat warganet karena mengamuk dan menghina penontonnya dengan sebutan "miskin" setelah tidak ada yang membayarkan tagihan makannya di Mie Gacoan lewat barcode QRIS. Insiden ini memicu gelombang kritik tajam di berbagai platform media sosial karena sikapnya dinilai tidak etis.

Saat melakukan siaran langsung (live streaming) di gerai Mie Gacoan Ciputat, Erio menunjukkan layar berisi barcode QRIS untuk tagihan makanannya sebesar Rp51.500

Ia meminta penonton untuk membayar tagihan tersebut dan mengatakan akan menghitung sampai angka 100 untuk menunggu kiriman uang masuk.

Karena hingga hitungan ke-100 tidak ada satu pun penonton yang mentransfer uang, Erio langsung emosi. Ia mengumpat ke arah kamera dengan kalimat kasar seperti "Misqueen lu semua, gue bayar sendiri, pelit banget”

Setelah cuplikan videonya viral dan menuai kecaman luas, Erio akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam klarifikasinya, ia berdalih bahwa makian tersebut sebenarnya merupakan gaya interaksi atau candaan internal yang biasa ia lakukan bersama pengikut setianya. Namun, ia mengaku bersalah karena lupa bahwa siaran langsung tersebut berada di ruang digital publik yang bisa ditonton oleh orang luar yang tidak memahami konteks bercandanya.

1. Di NU dia ngaku warga NU kultural.2. Di Gereja dia ngaku sebagai pewarta firman tuhan.3. Di Sirael dia nampak khusyuk...
26/05/2026

1. Di NU dia ngaku warga NU kultural.
2. Di Gereja dia ngaku sebagai pewarta firman tuhan.
3. Di Sirael dia nampak khusyuknya Mencium tembok ratapan, plus memakai koplo khas wahyudi.
4. Di era presiden jokowi dia menghina habis2an pak prabowo sampe mengolok2nya dengan video parodi jin ala iklan djarum 76 😆

Ada Tiga Jenis Manusia di Dunia
26/05/2026

Ada Tiga Jenis Manusia di Dunia

Oke Gass
26/05/2026

Oke Gass

Begitulah ...
25/05/2026

Begitulah ...

Address

Yogyakarta City

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Siti Lestantun posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category