Dimas Algy Pradipta

Dimas Algy Pradipta Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Dimas Algy Pradipta, Photography Videography, Tangerang.

25/12/2018

Pasar burung tradisional yang berada di kawasan Curug merupakan pasar tradisional terbesar di kota Tangerang yang menjual bergabai macam jenis burung dengan harga yang bervariatif. Pasar ini berkembang dari waktu ke waktu seiring dengan pesatnya minat jual beli burung itu sendiri. Menurut informasi yang saya dapatkan dari salah satu pedagang burung disana yaitu Pak Amir. Pak Amir sendiri merupakan seorang koordinator lapangan dari pasar tersebut. Pedagang burung awalnya hanya sekitar 8 penjual di tahun 1997 dan meningkat menjadi 300an penjual di tahun 2001. Peningkatan ini terjadi pada saat lokasi penjualan masih berada di lapangan Curug namun menurut informasi dari Pak Amir sendiri saat ini penjual burung hanya menjadi sekitar 70 pedagang yang berada di lapangan. Pengurangan drastis ini karena adanya larangan berjualan di sekitar lapangan yang rencananya awalnya akan dibangun fasilitas bagi warga sekitar berupa taman dan sarana olahraga. Meski pada kenyataanya warga sendiri kurang menyetujui hal tersebut yang dianggap kurang diminati oleh warga sekitar. Sehingga pembangunan itu pun sampai saat ini tidak tuntas dan larangan mengenai berdagang di sekitar lapangan masih berlaku. Karena regulasi tersebut pedagang-pedagang sempat di pindah tempatkan ke belakang pasar Curug dimana berisikan para pedagang ayam. Hal hasil penumpukan antara pedagang burung dan edagang ayam pun terjadi dan menyebabkan adanya penolakan dari pedagang ayam. Sempat ada perudingan antara Pak Amir dan kepala koordinasi pedagang ayam namun tak membuahkan hasil yang baik. Namun nyatanya hal ini tidak menghalangi minat pembeli untuk datang ke wilayah pasar burung tradisional Curug. Keunikan lain dari pasar burung tradisional terbesar di Tangerang ini adalah pedagang-pedagangnya yang berasal dari berbagai daerah bukan hanya warga sekitar. Seperti contohnya, pedagang dari Jasinga di Bogor dan Garut serta faktanya pedagang disana di dominasi orang-orang dari luar kota. Menurut pria paruh baya ini, hal tersebut dikarenakan kurangnya minat berdagang burung oleh warga local dan dianggap kurang menguntungkan.

25/12/2018

Namanya Vilenta Ramadana Olivia biasa dipanggil Vilen, saya bertemu dengan Vilen pada 14 Desember 2018. Dia adalah salah seorang mahasiswi di kampus tersebut sekaligus seorang pedagang hijab online. Vilen saat ini mahasiswi semester 3 dan telah berjualan selama 2 tahun tepatnya pada tahun 2017. Vilen tinggal dikawasan Cipondoh yang tak jauh dari kampus. Usahanya mengalami perkembangan yang cukup baik setahun terakhir. Gadis berusia 19 tahun ini adalah seseorang yang tekun dan memiliki semangat yang luar biasa, dia dapat menyeimbangkan pendidikannya dengan usaha yang ia jalani. Usaha yang ia jalani sekarang adalah hjab kekinian namun tetap tidak menyalahi aturan dalam berhijab. Harga yang ia tawarkan pun sesuai dengan target pasar yang ia tuju yaitu kalangan pelajar. Seperti yang Vilen katakan bahwa alasannya mengapa harus menjual hijab yaitu selain ia ingin menambah penghasilannya sendiri, ia juga ingin menyebarkan niat baik berupa dakwah melalui hijab dengan motif menarik bagi kaum muda terutama untuk teman-teman terdekatnya. Dan alasannya juga menjual melalui online adalah ia ingin memanfaatkan dengan positif era digital dimana kalangan muda sekarang erat dengan social media. Salah satu platform yang paling diminati adalah instagram dimana ia sendiri merupakan mengguna aktif aplikasi tersebut. Sehingga ia berpikir bukan hanya ia gunakan untuk kesenangannya sendiri tapi dia ingin menyebar niat baik. Meski banyak persaingan ia tak ragu dengan usaha yang ia jalani menurutnya persaingan itu sangat wajar terutama seperti usaha yang ia jalani sekarang ini. Penting bagi Vilen untuk menjaga kualitas produk yang ia punya dan beberapa trik penjualan itu sendiri. Sebagai contoh, saat Vilen menggunakan foto produk yang dia ambil dengan kamera ponsel ternyata kurang menarik minat para pelanggan karena foto yang kurang berkonsep dan kualitas produk yang terlihat biasa saja. Sehingga Vilen mencoba untuk menggunakan foto produk dengan kamera digital yang lebih mumpuni dan hal itu ternyata berdampak baik pada penjualan yang meningkat.

20/12/2018

Saya mempunyai teman yang bernama Nur Fitri Syawalina biasa dipanggil dengan nama lina. Dia adalah orang yang humble. Sekarang dia menjadi ketua di salah satu komunitas yang bergerak di bidang sosial, yaitu ketimbang ngemis tangerang. Saya bertemu dengan dia di salah satu mall daerah Bintaro pada tanggal 15 Desember 2018 untuk saya wawancarai soal komunitas yang dia pegang saat ini. Dia bercerita soal komunitasnya saat ini yang bergerak di bidang sosial itu. Komunitas ini sudah dibentuk dari tahun 2015 yang awalnya dibentuk oleh rizky, awalnya rizky datang ke salah satu mall dan melihat ada seorang sosok mulia yang sudah tidak muda lagi dan dia memiliki semangat untuk berjualan. Dia berniat untuk membeli makanannya setelah pulang dari mall namun ternyata sosok mulia tersebut sudah tidak ada. Hal itu yang membuat temannya lina yang bernama rizky itu membuat ketimbang ngemis nasional. Seiring waktu ketimbang ngemis mulai ramai diperbincangkan di media sosial dan membuat orang orang regional dari masing masing kota membuat ketimbang ngemis regional atau ketimbang ngemis dari masing – masing kota, termasuk ketimbang ngemis Tangerang. Kegiatan dia di ketimbang ngemis Tangerang yaitu mencari sosok mulia untuk diberi bantuan dan setelah melakukan pencarian target mulia baru masing masing dari anggota ketimbang ngemis mencari donatur untuk membantu target mulia. Anggotanya saat ini untuk nasional sudah lumayan banyak. Selain mencari donatur anggota ketimbang ngemis biasanya mengadakan garage sale untuk mendapatkan uang yang digunakan untuk membantu target mulia. Garage sale sendiri yang di maksud oleh lina ialah menjual barang barang bekas yang masih layak pakai. Dia dan teman teman yang lain sangat gigih untuk membantu orang orang yang masih gigih untuk mencari uang walaupun dengan umur yang sudah tidak muda lagi tanpa meminta minta kepada orang lain. Dia berharap komunitas ini dapat menjadi komunitas yang bisa membantu sesama dan bisa bertahan di tengah-tengah kehidupan yang makin individualis.

20/12/2018

Saya mempunyai teman yang bernama Teguh Yovianto biasa dipanggil dengan nama yovi, saya bertemu dengan yovi pada tanggal 07 Desember 2018 di kantor tempat dia bekerja. Kegiatan dia saat ini adalah sebagai Pekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang properti dan sebagai pelatih muaythai. Yovi orang yang sangat humble kepada siapapun sampai – sampai dia tidak malu untuk menceritakan kisah dulunya yang urang menerapkan gaya hidup sehat. Dia bercerita bahwa dahulu memiliki berat badan yang kurang ideal, dan dahulu sebelum menikah dia termasuk orang yang s**a minum-minuman keras, namun dia mempunyai niat untuk berubah menjadi lebih baik lagi dengan menerapkan gaya hidup sehat yaitu dengan tidak meminum-minuman keras kembali dan dalam hal mengurangi berat badan dia mengurangi porsi nasinya saat ingin makan serta meminum jus yang mengandung banyak serat sehingga bermanfaat untuk membuat badan lebih sehat lagi. Dia memulai gaya hidup sehat mulai dari beberapa tahun yang lalu saat masih bujangan atau saat sebelum menikah dengan istrinya sekarang. Dengan kesibukannya sekarang sebagai pelatih muaythai juga yang membuat badannya semakin sehat dan bugar. Biasanya dia melatih muaythai di hari Senin - Rabu pada pukul 20:00 – 22:00 WIB. Kebiasaan yang saat ini ingin dia hilangkan adalah merokok, namun untuk menghilangkan kebiasaan merokoknya itu butuh usaha yang lebih giat lagi karena menurutnya untuk saat ini sangatlah sulit katanya. Dalam prosesnya menjalani hidup sehat semakin terlihat dengan postur badan yang semakin bagus. Ada satu hal lagi yang tidak dia makan yaitu gula, saat ini juga sedang mengurangi porsi gula pada setiap minuman atau makanan karena menurutnya gula sangat tidak baik untuk kesehatan kalau dikonsumsi dengan jumlah yang terlalu banyak. Dia salah satu pelatih muaythai yang baik juga saat melatih, dia tidak terlalu mempush anak anak yang berlatih dengannya. Dia selalu memberikan semangat demi kebaikan dan anak – anak yang dilatihnya dapat hidup sehat seperti dirinya, itulah yang sedang dia lakukan sekarang.

20/12/2018

Saya mempunyai teman yang bernama Nur Fitri Syawalina biasa dipanggil dengan nama lina. Dia adalah orang yang humble. Sekarang dia menjadi ketua di salah satu komunitas yang bergerak di bidang sosial, yaitu ketimbang ngemis tangerang. Saya bertemu dengan dia di salah satu mall daerah Bintaro pada tanggal 15 Desember 2018 untuk saya wawancarai soal komunitas yang dia pegang saat ini. Dia bercerita soal komunitasnya saat ini yang bergerak di bidang sosial itu. Komunitas ini sudah dibentuk dari tahun 2015 yang awalnya dibentuk oleh rizky, awalnya rizky datang ke salah satu mall dan melihat ada seorang sosok mulia yang sudah tidak muda lagi dan dia memiliki semangat untuk berjualan. Dia berniat untuk membeli makanannya setelah pulang dari mall namun ternyata sosok mulia tersebut sudah tidak ada. Hal itu yang membuat temannya lina yang bernama rizky itu membuat ketimbang ngemis nasional. Seiring waktu ketimbang ngemis mulai ramai diperbincangkan di media sosial dan membuat orang orang regional dari masing masing kota membuat ketimbang ngemis regional atau ketimbang ngemis dari masing – masing kota, termasuk ketimbang ngemis Tangerang. Kegiatan dia di ketimbang ngemis Tangerang yaitu mencari sosok mulia untuk diberi bantuan dan setelah melakukan pencarian target mulia baru masing masing dari anggota ketimbang ngemis mencari donatur untuk membantu target mulia. Anggotanya saat ini untuk nasional sudah lumayan banyak. Selain mencari donatur anggota ketimbang ngemis biasanya mengadakan garage sale untuk mendapatkan uang yang digunakan untuk membantu target mulia. Garage sale sendiri yang di maksud oleh lina ialah menjual barang barang bekas yang masih layak pakai. Dia dan teman teman yang lain sangat gigih untuk membantu orang orang yang masih gigih untuk mencari uang walaupun dengan umur yang sudah tidak muda lagi tanpa meminta minta kepada orang lain. Dia berharap komunitas ini dapat menjadi komunitas yang bisa membantu sesama dan bisa bertahan di tengah-tengah kehidupan yang makin individualis.

30/10/2018

Nama : Tino
Profesi : Musisi dari group musik Kerontjong Toegoe sebagai pemain macina.
"Di luar tugu alat ini dinamakan cak banyak dipakai di keroncong-keroncong yang beraliran trulungan. Indonesia sendiri sebagai bangsa yang berbudaya sudah kehilangan identitas budayanya, karena itu pelaku-pelaku seni budaya di Indonesia sangat terpinggirkan tidak mendapatkan tempat, karena sekarang semua serba politik, seperti itu"

25/10/2018

Ibu Sumarni, usianya 70 tahun, dia berasal dari kota Lumajang, Jawa Timur. Pekerjaan dia saat ini adalah sebagai pemulung, dia tinggal di Cibodas Besar, Perumnas Karawaci. Ibu Sumarni memulung karena sudah tidak ada pekerjaan lain lagi, dan dia lebih baik memulung daripada minta-minta. Dia sudah memulung dari 6 tahun lalu, sebelumnya dia tinggal di Batu Ceper, namun setelah sekian lama di Batu Ceper ada salah satu temannya yang mengajak dia pindah ke daerah Perumnas Karawaci. Setiap hari dia memulung dari pagi hingga larut malam bersama suaminya, namun berbeda tempat, dia hanya sampai pasar Malabar saja sedangkan suaminya lebih jauh lagi saat memulung. Penghasilan sehari hari dia tidak tentu terkadang hanya 70 ribu atau 80 ribu, kalua sedang bagus dia bisa mendapatkan 100 ribu perharinya. Dia senang menjalani pekerjaannya saat ini walaupun hanya sebagai pemulung. Dia bercerita banyak sekali tentang kehidupannya yang dimana dia merasa di daerah tempat tinggalnya seperti hidup masing-masing, terkadang saat ada acara besar seperti idul adha dia sedikit berharap mendapatkan sedikit daging namun kenyataannya tidak mendapatkan sedikit pun dari daerah tempat tinggalnya, malah dia mendapatkan dagingnya dari orang-orang yang bertemu dengannya di jalan. Dan terkadang banyak orang yang berempati kepadanya dengan memberikan uang untuk sekedar membeli makan, dia selalu bersyukur dengan apa yang dia dapat selama ini, sempat diminta untuk pulang ke kampung halaman oleh anaknya, namun dia menolak karena menurutnya sama saja pulang ke kampung dengan di sini sama-sama bekerja serabutan seperti ini. Pesan yang di dapat oleh saya adalah selalu bersyukur dengan apa yang di dapat.

Ibu Sumarni, usianya 70 tahun, dia berasal dari kota Lumajang, Jawa Timur. Pekerjaan dia saat ini adalah sebagai pemulun...
25/10/2018

Ibu Sumarni, usianya 70 tahun, dia berasal dari kota Lumajang, Jawa Timur. Pekerjaan dia saat ini adalah sebagai pemulung, dia tinggal di Cibodas Besar, Perumnas Karawaci. Ibu Sumarni memulung karena sudah tidak ada pekerjaan lain lagi, dan dia lebih baik memulung daripada minta-minta. Dia sudah memulung dari 6 tahun lalu, sebelumnya dia tinggal di Batu Ceper, namun setelah sekian lama di Batu Ceper ada salah satu temannya yang mengajak dia pindah ke daerah Perumnas Karawaci. Setiap hari dia memulung dari pagi hingga larut malam bersama suaminya, namun berbeda tempat, dia hanya sampai pasar Malabar saja sedangkan suaminya lebih jauh lagi saat memulung. Penghasilan sehari hari dia tidak tentu terkadang hanya 70 ribu atau 80 ribu, kalua sedang bagus dia bisa mendapatkan 100 ribu perharinya. Dia senang menjalani pekerjaannya saat ini walaupun hanya sebagai pemulung. Dia bercerita banyak sekali tentang kehidupannya yang dimana dia merasa di daerah tempat tinggalnya seperti hidup masing-masing, terkadang saat ada acara besar seperti idul adha dia sedikit berharap mendapatkan sedikit daging namun kenyataannya tidak mendapatkan sedikit pun dari daerah tempat tinggalnya, malah dia mendapatkan dagingnya dari orang-orang yang bertemu dengannya di jalan. Dan terkadang banyak orang yang berempati kepadanya dengan memberikan uang untuk sekedar membeli makan, dia selalu bersyukur dengan apa yang dia dapat selama ini, sempat diminta untuk pulang ke kampung halaman oleh anaknya, namun dia menolak karena menurutnya sama saja pulang ke kampung dengan di sini sama-sama bekerja serabutan seperti ini. Pesan yang di dapat oleh saya adalah selalu bersyukur dengan apa yang di dapat.

Wiwin Andri Atlet Bulutangkis Asian Para Games 2018Asian Para Games 2018 diadakan setelah perhelatan Asian Games 2018 di...
16/10/2018

Wiwin Andri Atlet Bulutangkis Asian Para Games 2018

Asian Para Games 2018 diadakan setelah perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta. Asian Para Games ini mengikutseratakan para atlet penyandang disabilitas (keterbatasan diri). Di hari ini saya berkesempatan datang untuk menonton Asian Para Games di hari ke-6 yaitu pada tanggal 12 Oktober 2018, pada hari ini saya bertemu dengan Wiwin Andri yaitu atlet bulutangkis kursi roda.Wiwin Andri berusia 24 tahun, asal Palembang. Menjadi atlet bulutangkis adalah cita-citanya karena sejak dulu dia sudah menyukai olahraga yang satu ini. Saya bertemu dengan dia saat sedang membeli makanan di salah satu bazar yang ada di area Asian Para Games. Awalnya saya kira dia adalah seorang pengunjung, namun saat saya ajak berbicara ternyata dia seorang atlet maka dari itu saya tertarik untuk mengetahui lebih banyak darinya. Pria kelahiran Palembang ini pada tahun 2011 mengalami kecelakaan sehingga keadaannya sekarang seperti ini, namun dia tidak pernah menyerah dengan keadaannya malah memilih untuk mengikuti para Olympic atau perkumpulan atlet penyandang disabilitas ini. Dia sangat bangga dan senang bisa mengikuti acara perhelatan olahraga terbesar di Asia untuk para penyandang disabilitas, walaupun dia hanya berhasil finish di posisi 8 besar, dia tetap bangga. Menurut saya perhelatan olahraga ini sangat bagus bisa diadakan di Indonesia, karena menurut saya Indonesia selain beragam budaya namun juga beragam orang-orang yang ada di dalamnya. Perhelatan Asian Para Games juga sangat baik untuk para penyandang disabilitas karena dengan adanya acara ini mereka merasa seperti dianggap ada dan diperdulikan serta tidak dibeda-bedakan. Semoga kedepannya Indonesia bisa mengadakan perlombaan yang lebih besar lagi dan semakin jaya Indonesiaku.



16/10/2018

Wiwin Andri Atlet Bulutangkis Asian Para Games 2018

Asian Para Games 2018 diadakan setelah perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta. Asian Para Games ini mengikutseratakan para atlet penyandang disabilitas (keterbatasan diri). Di hari ini saya berkesempatan datang untuk menonton Asian Para Games di hari ke-6 yaitu pada tanggal 12 Oktober 2018, pada hari ini saya bertemu dengan Wiwin Andri yaitu atlet bulutangkis kursi roda.Wiwin Andri berusia 24 tahun, asal Palembang. Menjadi atlet bulutangkis adalah cita-citanya karena sejak dulu dia sudah menyukai olahraga yang satu ini. Saya bertemu dengan dia saat sedang membeli makanan di salah satu bazar yang ada di area Asian Para Games. Awalnya saya kira dia adalah seorang pengunjung, namun saat saya ajak berbicara ternyata dia seorang atlet maka dari itu saya tertarik untuk mengetahui lebih banyak darinya. Pria kelahiran Palembang ini pada tahun 2011 mengalami kecelakaan sehingga keadaannya sekarang seperti ini, namun dia tidak pernah menyerah dengan keadaannya malah memilih untuk mengikuti para Olympic atau perkumpulan atlet penyandang disabilitas ini. Dia sangat bangga dan senang bisa mengikuti acara perhelatan olahraga terbesar di Asia untuk para penyandang disabilitas, walaupun dia hanya berhasil finish di posisi 8 besar, dia tetap bangga. Menurut saya perhelatan olahraga ini sangat bagus bisa diadakan di Indonesia, karena menurut saya Indonesia selain beragam budaya namun juga beragam orang-orang yang ada di dalamnya. Perhelatan Asian Para Games juga sangat baik untuk para penyandang disabilitas karena dengan adanya acara ini mereka merasa seperti dianggap ada dan diperdulikan serta tidak dibeda-bedakan. Semoga kedepannya Indonesia bisa mengadakan perlombaan yang lebih besar lagi dan semakin jaya Indonesiaku.




11/10/2018

Address

Tangerang
15138

Telephone

+6282111941316

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dimas Algy Pradipta posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share