30/05/2026
Perjalanan Hidup: Wanita Jangan Berhenti Belajar
Banyak bertanya siapa saya, ada juga yang menyindir "cuma affiliator". Izinkan saya luruskan semuanya dengan jujur 🤍
Bermula dari pesan Ibu: "Wanita harus punya keterampilan untuk menolong diri sendiri."
✅ Remaja: Belajar kecantikan, jahit, buka salon. Berhenti karena menikah & pindah rumah. Bahkan baju nikah & riasan saya kerjakan sendiri.
✅ Anak sudah besar:
• Marketing Amorepacific: ke Korea, berhenti karena lanjut sekolah Desain. (Foto tersisa ini saja, lain hilang banjir)
• Fashion Designer Adibusana/Haute Couture: buka pesanan gaun. Tutup saat jadi Agency Manager Asuransi, karena butuh waktu penuh & saya tidak mau hasil kurang maksimal.
• Asuransi: aktif 11 thn, 10 thn pasif tetap terdaftar demi tanggung jawab ke nasabah.
• Penulis: 7 buku biografi terbit.
• Psikologi Terapan & NLP: mendalami ilmu perilaku & pola pikir.
• Fotografer: belajar saat pandemi → karya di HSU Monica Shutterstock.
✅ Kini: Konten Kreator & Afiliator
Saya tegaskan: dapat komisi langsung dari platform, harga sama persis, tidak ada tambahan biaya.
25 tahun konsisten rawat kulit di Erha, dari sensitif hingga sehat sekarang.
Banyak bilang saya awet muda. Bagi saya itu hasil satu prinsip:
✨ WANITA JANGAN BERHENTI BELAJAR. ✨
Saya bukan tidak konsisten, saya konsisten dalam: ilmu, tanggung jawab, kualitas, & keluarga.
Berhenti bukan gagal, tapi memilih prioritas & kehormatan karya.
Semoga menjawab rasa penasaran & menginspirasi: di usia berapa pun, kita tetap bisa berkarya & bermanfaat. ❤️