Sukabumi Today

Sukabumi Today Media Online Warga Sukabumi media online

02/07/2026

Kisah seorang pelajar SMP yang harus menjadi tulang punggung keluarga viral di media sosial. Cerita itu dibagikan oleh seorang pengemudi ojek daring yang mengantarnya p**ang sekitar pukul 22.00 WIB.

Dalam perjalanan, remaja tersebut mengaku bekerja selama 12 jam setiap hari dengan upah Rp25 ribu hingga Rp30 ribu. Namun, setelah dipotong ongkos transportasi p**ang-pergi sebesar Rp24 ribu, uang yang dibawa p**ang terkadang hanya tersisa sekitar Rp6 ribu. Ia mengaku tetap bekerja karena belum memiliki KTP sehingga sulit mendapatkan pekerjaan yang lebih layak.

Sesampainya di rumah, sang pengemudi baru mengetahui alasan di balik perjuangan remaja itu. Ayahnya sedang menjalani hukuman penjara, sementara ibunya dirawat di rumah sakit jiwa. Kondisi tersebut membuatnya harus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup sekaligus mengurus sang adik.

Sumber: acaayaaaaa

Duka seharusnya menjadi ruang bagi seseorang untuk mengikhlaskan kepergian orang tercinta. Namun, bagi sebagian orang, s...
02/07/2026

Duka seharusnya menjadi ruang bagi seseorang untuk mengikhlaskan kepergian orang tercinta. Namun, bagi sebagian orang, suasana itu justru dibarengi dengan berbagai kesibukan yang datang bersama tradisi.

Belakangan, sebuah unggahan di media sosial viral setelah seorang perempuan menceritakan pengalamannya saat sang ayah meninggal dunia. Di tengah rasa kehilangan, ia mengaku justru diminta menyiapkan kopi dan makanan untuk tamu yang datang melayat. Curhatan itu memantik diskusi panjang di media sosial.

Sebagian warganet menilai keluarga yang sedang berduka seharusnya diberi ruang untuk beristirahat dan menerima dukungan, bukan dibebani urusan menjamu tamu. Di sisi lain, ada p**a yang berpendapat bahwa tahlilan merupakan tradisi gotong royong yang selama ini dijalankan bersama keluarga besar dan masyarakat sekitar.

01/07/2026

Sebuah truk mengalami kecelakaan di kawasan Bantar Gadung, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, truk yang melaju dari arah Pelabuhanratu diduga mengalami kecelakaan di area tikungan. Warga menyebut sopir diduga mengantuk sehingga truk menabrak kendaraan truk lain yang berada di depannya.

Akibat insiden tersebut, bagian depan truk berwarna biru mengalami kerusakan cukup parah. Sementara itu, sopir dilaporkan telah dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Sumber: Istimewa

01/07/2026

Seorang pria yang diduga melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya diamankan setelah sempat melarikan diri ke arah Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan informasi yang diterima, terduga pelaku awalnya berusaha kabur menggunakan sepeda motor saat tengah dimintai pertanggungjawaban oleh pihak keluarga korban. Namun, pelariannya berhasil dihentikan oleh keluarga di kawasan pertigaan Palasari, Parungkuda, sebelum akhirnya diserahkan ke Mapolsek Parungkuda.

Dari hasil interogasi awal yang disampaikan oleh Bripka Saprijal, terduga pelaku mengakui bahwa dugaan tindak pencabulan tersebut terjadi di wilayah Bogor, sementara korban saat ini diketahui tinggal di wilayah Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Karena lokasi dugaan tindak pidana berada di luar wilayah hukum Polres Sukabumi, Polsek Parungkuda telah melimpahkan penanganan kasus beserta terduga pelaku kepada kepolisian yang berwenang di wilayah Bogor untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

30/06/2026

Gelombang panas ekstrem (heatwave) yang melanda Paris, Prancis, membuat suhu udara melonjak hingga sekitar 39°C. Kondisi tersebut memicu lonjakan permintaan alat pendingin seperti AC dan kipas angin hingga stok di sejumlah toko dilaporkan cepat habis.

Tak hanya di Prancis, cuaca panas juga melanda sejumlah negara Eropa. Beberapa wilayah di Jerman tercatat mencapai suhu 41,7°C, sementara Prancis, Swiss, dan Denmark mengalami suhu di atas 37°C.

Fenomena ini dikaitkan dengan heat dome, yaitu kondisi ketika tekanan udara tinggi memerangkap udara panas di suatu wilayah sehingga suhu terus meningkat. Para ilmuwan menyebut intensitas gelombang panas seperti saat ini semakin diperparah oleh perubahan iklim akibat aktivitas manusia.

Sumber: netizenviral

30/06/2026

Sebuah video yang memperlihatkan hasil rekaman jalan dari kendaraan Google Maps viral di media sosial. Bukan karena pemandangannya, melainkan aksi sekelompok bocah yang penasaran hingga mengejar mobil pemetaan tersebut.

Akibat terus mengikuti kendaraan survei, kamera Google Maps menangkap sosok anak-anak itu berkali-kali di lokasi berbeda. Hasilnya, tampilan Street View seolah dipenuhi oleh "kloningan" bocah yang sama di sepanjang jalan.

Momen unik tersebut sontak mengundang gelak tawa warganet. Tak sedikit yang melontarkan komentar jenaka dan bercanda mencari tahu mana sosok bocah yang asli di antara banyaknya bayangan yang terekam.

Menurut Wargi Sukabumi, kalau melihat mobil Google Maps lewat di depan rumah, ikut lari mengejar atau cukup melambaikan tangan?

Sumber:
afthananakbaikbaik

Bareskrim Polri mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai munculnya jenis narkotika baru yang mengikuti tren gaya hidup a...
29/06/2026

Bareskrim Polri mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai munculnya jenis narkotika baru yang mengikuti tren gaya hidup anak muda. Selain v**e etomidate (pod getar), penyalahgunaan gas tawa N₂O atau Whip Pink kini juga mulai marak.

Menurut Bareskrim, kedua zat tersebut termasuk New Psychoactive Substances (NPS), yaitu zat psikoaktif baru yang terus bermunculan dan memanfaatkan celah regulasi.

Polisi mengungkap, penyalahgunaan gas N₂O kini tidak hanya dijual secara online, tetapi juga mulai beredar di tempat hiburan malam. Bahkan, Bareskrim telah menggerebek tiga rumah produksi gas N₂O ilegal di Jakarta dengan jaringan distribusi yang menjangkau 16 gudang di 10 kota besar.

Meski gas N₂O memiliki fungsi legal di bidang medis, kuliner, dan otomotif, penyalahgunaannya dapat menimbulkan efek euforia, halusinasi ringan, hingga berisiko menyebabkan kerusakan saraf, kelumpuhan, bahkan henti jantung mendadak.

Selain itu, aparat juga menyoroti maraknya v**e etomidate, di mana cairan v**e dicampur zat etomidate maupun ketamin. Sejak Desember 2025, etomidate resmi masuk Narkotika Golongan II, sehingga penindakannya kini memiliki dasar hukum yang lebih kuat.

Bareskrim menegaskan, narkotika tidak lagi hanya hadir dalam bentuk yang sudah dikenal masyarakat. Modus dan jenisnya terus berkembang dengan menyasar generasi muda.

29/06/2026

Seorang pelaku pencurian dilaporkan kabur saat hendak dipindahkan dari tahanan di wilayah Lengkong, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat pagi (26/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga tidak dalam kondisi diborgol ketika proses pemindahan berlangsung. Saat akan dipindahkan, pelaku sempat terlibat perkelahian dengan petugas kepolisian hingga menyebabkan satu anggota polisi mengalami luka dan harus menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Usai melarikan diri, pelaku diketahui kabur ke area kebun di sekitar Kecamatan Lengkong. Warga yang mengetahui keberadaan pelaku kemudian membantu melakukan pengejaran hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan kembali.

Sumber: Istimewa

Address

Infosmi Media Jalan Surya Kencana No. 37 Cikole Kota Sukabumi
Sukabumi
43143

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sukabumi Today posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Sukabumi Today:

Shortcuts

Share