31/05/2022
: Apapun latar belakang saya sebelumnya, saya tidak malu untuk mengatakan jika kini saya adalah fotografer jalanan yang sehari-hari mengandalkan kehidupan dari berjualan foto secara eceran. Tapi bagi saya, jujur saja, berjualan foto secara eceran tidak hanya memasarkan hasil jepretan dari kamera, tetapi juga menjual kredibilitas. Saya selalu berusaha memastikan tidak ada produk “CACAT” yang keluar dari “tangan” saya ke customer, baik itu hanya sekadar untuk diintip, dibeli, atau bahkan diborong. Karena sekali berbuat cacat, bisa melekat selamanya.
Agar produk saya dianggap “LAYAK”, saya berusaha melakukan kurasi foto-foto hasil jepretan dengan ketat, baik itu soal ketajaman, komposisi, pencahayaan, dan hal-hal yang lainnya. Tentu saja ini saya lakukan berdasarkan parameter saya sendiri. Karena mungkin yang “BAIK” bagi saya, belum tentu “BAGUS” bagi lainnya.
Di luar rutinitas “NGESOT” di pinggir jalan, ada kalanya saya “dicarter” untuk memotret di luar Jembatan Kuningan, seperti akhir pekan lalu ketika saya “berpartisipasi di Belitung Triathlon 2022 .id. Kesempatan seperti ini tidak pernah saya sia-siakan. Karena momen-momen seperti ini adalah tempat yang tepat untuk menguji hasil belajar selama ini.
I took this photo series using Canon EOS 1DX Mark II and Canon EF 300mm F/2.8 IS II USM on f/2.8, 1/3200, 300mm, and ISO 320.
Foto dalam postingan ini, yang saya ambil di Belitung Triathlon 2022 .id dan memperlihatkan aksi Mbakyu .id, adalah bagian dari proses pembelajaran saya untuk berkembang lebih baik .