08/12/2016
[BAGIAN AKHIR]
meskipun pada seringnya dirimu itu sendiri, masalah akan terus hadir tak peduli. seperti ombak tadi, dia akan terus hadir selama angin dan gravitasi dihidupkan setiap detik yang terjadi.
si pemecah ombak itu tetap saja siaga berdiri, tak peduli sendiri.
bohong sih, sebenarnya ia peduli terhadap sendiri.
apalagi kita manusia, yang menganggap sendiri adalah sebuah "kurang". padahal bersama tidak selalu mengkonfirmasi bahwa sendiri itu tidak membahagiakan.
yang jelas, tegaskanlah bahwa dirimu semakin hidup bersama adanya masalah, baik bersama atau sendiri saja.