22/05/2026
Di tengah tekanan industri tekstil nasional dan persaingan pasar yang semakin kompetitif, IKM konveksi di Desa Banjarsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto terbukti tetap bertahan, bahkan terus tumbuh sebagai penopang ekonomi lokal. Namun pertumbuhan industri kecil tidak cukup hanya mengandalkan daya tahan pelaku usaha — diperlukan intervensi kebijakan yang terukur, adaptif, dan berbasis kebutuhan riil lapangan.
Kini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto mulai melakukan pendampingan serta analisis mendalam terhadap tantangan utama sektor konveksi, terutama keterbatasan tenaga kerja terampil di bidang produksi dan jahit konveksi.
Sebagai langkah strategis, Disperindag berencana menggandeng Balai Latihan Kerja untuk menghadirkan pelatihan vokasional khusus bagi warga Desa Banjarsari dan wilayah sekitarnya. Kolaborasi ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menciptakan SDM siap kerja, meningkatkan kualitas produksi, sekaligus memperkuat ekosistem industri konveksi lokal yang berdaya saing.
IKM tidak hanya butuh bertahan. IKM harus dipersiapkan untuk naik kelas.