Agen Vitamin Ikan Nila

Agen Vitamin Ikan Nila Kami adalah Distributor resmi PT.Natural Nusantara yang menyediakan/melayani produk produk nasa

vitamin ikan nila
budidaya ikan nila
ikan nila
ternak ikan nila
cara budidaya ikan nila
pakan ikan nila
budidaya nila
perikanan air tawar
bibit ikan nila
cara ternak ikan nila
kolam ikan nila
ternak ikan
budidaya ikan air tawar
ternak nila
bisnis ikan nila
budidaya ikan nila di kolam beton
makanan ikan nila
cara memelihara ikan nila
cara beternak ikan nila
budidaya ikan tawar
u

saha ikan nila
beternak ikan nila
pembesaran ikan nila
jenis ikan nila
ikan nila terbesar
vitamin ikan lele
budidaya ikan nila di kolam terpal
vitamin untuk ikan nila
pembibitan ikan nila
pembenihan ikan nila
vitamin untuk ikan lele
pemijahan ikan nila
budidaya ikan tombro
vitamin lele
cara pembibitan ikan nila
jenis jenis ikan nila
ikan melem
pakan nila
pakan alternatif ikan nila
probiotik ikan
peternakan ikan nila
cara membudidayakan ikan nila
cara pembesaran ikan nila
ikan mujair nila
makanan ikan nila selain pelet
cara pemijahan ikan nila
cara ternak ikan
memelihara ikan nila
cara ternak nila
pakan ikan nila organik
pemeliharaan ikan nila
ikan nila gift
jenis ikan air tawar konsumsi
usaha budidaya ikan nila
beternak nila
cara budidaya ikan nila di kolam terpal
cara budidaya nila
pakan ikan organik
cara memelihara ikan nila di kolam
budidaya ikan nila di kolam
usaha ternak ikan nila
kolam nila
probiotik ikan lele
ikan air tawar
budi daya ikan nila
cara pelihara ikan nila
probiotik untuk ikan lele
pendederan ikan nila
budidaya ikan nila air tawar
pelet ikan nila
video budidaya ikan nila
budidaya ikan nila di kolam tanah
cara beternak ikan
ternak ikan tawar
bisnis ikan tawar
makanan anak ikan nila
jual bibit ikan nila
pelihara ikan nila
gizi ikan lele
jenis pakan ikan nila
cara pembenihan ikan nila
kolam terpal ikan nila
pembudidayaan ikan nila
jenis makanan ikan nila
mujair nila
vitamin buat ikan lele
cara budidaya ikan nila di kolam
pakan ikan mas organik
cara beternak nila
kolam ikan nila di rumah
cara pemeliharaan ikan nila
ternak ikan mujair
vitamin ikan mas
panen ikan nila
usaha kolam ikan
cara pemberian pakan ikan nila
pakan anak ikan nila
cara budidaya ikan tawar
budidaya ikan nila organik
ternak ikan nila di kolam terpal
perangsang ikan mas
vitamin ikan
peluang bisnis ikan nila
budidaya ikan nila kolam terpal
peternakan ikan
cara perkawinan ikan nila
vitamin c untuk ikan lele
jual ikan nila
usaha ikan tawar
budidaya nila di kolam terpal
nila ikan
cara bisnis ikan nila
beternak ikan nila di kolam
peluang usaha ikan nila
foto ikan nila
kandungan gizi ikan lele
vitamin untuk ikan mas
cara cepat membesarkan ikan nila
pemasaran ikan nila
kandungan ikan lele
bisnis budidaya ikan nila
cara beternak ikan nila di kolam
cara memelihara ikan nila di kolam tanah
pakan bibit ikan nila
pakan organik ikan nila
bisnis nila
pertumbuhan ikan nila
pembibitan nila
ikan nila merah
tips budidaya ikan nila
makanan untuk ikan nila
pakan untuk ikan nila
ikan nila untuk ibu hamil
anak ikan nila

           SOLUSI TAMBAK DAN KOLAM Keunggulan TON Nasa:- Cukup signifikan sebagai pengganti pupuk Urea / pupuk Kandang d...
20/01/2020



SOLUSI TAMBAK DAN KOLAM

Keunggulan TON Nasa:

- Cukup signifikan sebagai pengganti pupuk Urea / pupuk Kandang di tambak
- Mempercepat pertumbuhan plankton (pakan alami ikan / udang / bandeng)
- Membantu merutinkan molting udang
- Mempercepat pertumbuhan ikan, udang & bandeng
- Meningkatkan ketahanan terhadap penyakit
- Membantu perkembangan mikroorganisme yang bermanfaat bagi lingkungan tambak dan
bermanfaat bagi pertumbuhan ikan, udang dan bandeng
- Menetralkan racun berbahaya seperti H2S, amoniak, asam laktat, dll dan mengikat logam-logam berat yang berbahaya.

Cara Pakai TON Nasa:

Saat pengeringan tambak / kolam, semprotkan 2,5 Kg TON. Sebelum penebaran benur / bibit, tebarkan TON 250 gr sebanyak 10 botol ke tambak. Plankton akan tumbuh dalam 3 hari.Selanjutnya untuk terapi budidaya, tebarkan TON ke tambak sebanyak 2 botol setiap 1 bulan sekali atau 1 sendok makan TON + air 10 liter siramkan ke kolam / tambak.

    Pupuk TON mengandung bahan-bahan yang sangat dibutuhkan untuk proses perbaikan lingkungan dan ekosistem tambak, meng...
29/08/2019






Pupuk TON mengandung bahan-bahan yang sangat dibutuhkan untuk proses perbaikan lingkungan dan ekosistem tambak, mengandung unsur ionik yang tinggi aktifitasnya, dan mengandung karbon aktif yang bermanfaat untuk meningkatkan senyawa-senyawa beracun yang mencemari lingkungan tambak.
Konsultasi dan pemesanan paket tambak :
Wa : https://bit.ly/2L22vRb

Anda punya tambak ?Pengen meningkatan perikanan yang lebih unggul?-Segera hubungi kami sekarang juga 👇Wa: https://bit.ly...
24/08/2019

Anda punya tambak ?
Pengen meningkatan perikanan yang lebih unggul?

-
Segera hubungi kami sekarang juga 👇
Wa: https://bit.ly/2HxdAbA

Semangat pagi para sahabat petani tambak perikanan Indonesia !!. Di kesempatan ini kami akan berbagi artikel seputar TAMBAK PE...

Cara pemberian makan ikan :cara pemberian pakan ikan paling ideal 4 kali sehari pagi pukul 07.00, siang pukul 12.00, sor...
19/08/2019

Cara pemberian makan ikan :

cara pemberian pakan ikan paling ideal 4 kali sehari pagi pukul 07.00, siang pukul 12.00, sore pukul 17.00, malam pukul 22.00 berikansedikit demi sedikit dan secara benar supaya pertumbuhan ikan dapat berlangsung normal.
Bila pakan diberikan sekaligus pakan tidak akan habis, bahkan sisa pakan akan menumpuk didasar kolam.

PRODUK PERIKANAN NASA

Cara pemberian pakan untuk benih yang masih kecil pakan dilakukan disebarkan secafa merata di seluruh permukaan air.
Dan alangkah baiknya jika tempat pemberian pakan ditetapkan didekat saluran pembuangan air kolam sehingga bila ada sisa - sisa pakan yang tidak termakan ikan tidak tersebar kemudian membusuk diseluruh kolam.

selain pakan juga diperlukan vitamin / suplemen organik dapat membuat pertumbuhan ikan menjadi cepat, pakan dapat di cerna oleh usus secara efesien, juga jumlah pakan yang diberikan selama budidaya menjadi lebih sedikit.
Suplemen / vitamin organik contohnya VITERNA PLUS.
VITERNA PLUS mengandung mineral organik, asam lemak organik, asam amino seperti Histidin, Iso Leusin, Leusin, Tyrosin, Serisin, threonin dsb juga sebagai vitamin.
Info pemesanan :
Wa: https://bit.ly/2HxdAbA

Penyakit Pada IkanIkan yang sehat memang selalu menjadi harapan para petani karena merupakan keberhasilan suatu usaha bu...
14/08/2019

Penyakit Pada Ikan

Ikan yang sehat memang selalu menjadi harapan para petani karena merupakan keberhasilan suatu usaha budidaya. Namun harapan ini tidak selalu terwujud karena dalam suatau usaha budidaya ikan – di kolam, sawah, irigasi, sungai, danau, bak tembok, drum atau akuarium sekali pun- tidak terlepas dari masalah penyakit dan parasit ikan. Oleh karena itulah, keberadaan penyakit dan parasit perlu diwaspadai karena serangannya sering menyebabkan kematian ikan secara massal dan dapat menimbulkan kerugian besar bagi petani ikan.

Cara penularan Organisme penyebab penyakit dan parasit yang biasa menyerang ikan memang jenisnya beragam. Namun bisa digolongkan berasal dari golongan jamur, bakteri, virus dan hewan invertebrata. Untuk menghindari serangan golongan penyakit dan parasit tersebut, bisa dilakukan dengan pengelolaan wadah budidaya secara baik. Di antaranya meliputi pengelolaan kebersihan, dan selalu menjaga kualitas dan kuantitas air dengan baik.

Untuk mengatasi timbulnya masalah penyakit dan parasit pada ikan peliharaan, idealnya para petani memang mengetahui sepak terjang maupun cara penularan penyakit dan parasit terhadap ikan. Berdasarkan sejumlah hasil penelitian, cara penularan penyakit dan parasit biasanya melalui aliran air, kontak atau gesekan secara langsung dengan ikan yang terserang penyakit atau parasit, melalui alat-alat yang telah digunakan untuk menangani atau mengangkut ikan-ikan yang terserang penyakit atau parasit, terbawa oleh ikan, makanan atau tumbuhan dari daerah asalnya dan berkembang dengan pesat di kolam yang baru.

Tanda-tanda Setelah mengetahu cara penularannya, kita perlu tahu juga tanda-tanda ikan yang terserang penyakit atau parasit. Secara umum, ikan yang sehat dan sakit memang dapat dibedakan karena memiliki tanda-tanda tertentu. Adapun tanda-tanda dari ikan yang telah terkena serangan penyakit atau parasit di antaranya adalah, ikan terlihat pasif, lemah dan kehilangan keseimbangan, nafsu makan mulai berkurang, malas berenang dan cenderung mengapung di permukaan air. Adakalanya ikan bergerak secara cepat dan tiba-tiba.

Selain itu, selaput lendimya juga berangsur-angsur berkurang atau habis, sehingga tubuh ikan tidak licin lagi (kesat). Tanda lainnya, pada permukaan tubuh ikan terjadi pendarahan, terutama dibagian dada, perut atau pangkal ekor. Di beberapa bagian tubuh ikan, sisiknya tampak rusak bahkan terlepas. Sering p**a terlihat kulit ikan mengelupas. Sirip dada, punggung maupun ekor sering di jumpai rusak dan pecah-pecah, pada serangan yang lebih hebat kadang-kadang hanya tinggal jari-jari siripnya saja. Demikian juga pada insangnya yang rusak sehingga ikan sulit untuk bernafas, wama insang menjadi keputih-putihan atau kebiru-biruan. Bila dibedah, bagian isi perutnya terutama hati, berwarna kekuning-kuningan dan ususnya menjadi rapuh.

Daerah serangan Berdasarkan daerah penyebarannya, penyakit atau parasit ikan dapat dibagi menjadi tiga golongan, yakni: Penyakit atau parasit pada kulit, insang dan organ dalam. Penyakit atau parasit pada kulit, sesuai penggolangannya umumnya menyerang bagian kulit ikan sehingga dengan mudah dapat dideteksi. Apabila organisme penyebabnya berukuran cukup besar, maka dengan mudah dapat langsung diidentifikasi. Akan tetapi bila berukuran kecil harus diidentifikasi dengan mempergunakan sebuah mikroskop atau dengan mengamati akibat yang timbulkan oleh serangan organisme-organisme tersebut.

Ikan yang terserang penyakit atau parasit pada bagian kulit biasanya menunjukkan tanda-tanda pada kulitnya terlihat menjadi pucat dan timbul lendir secara berlebihan. Organisme yang menyerang bagian kulit dapat berasal dari golongan bakteri, virus, jamur atau lainnya. Bila disebabkan oleh jamur, maka akan terlihat bercak-bercak berwama putih, kelabu atau kehitam-hitaman pada kulit ikan. Biasanya, ikan yang mengalami serangan penyakit atau parasit pada kulitnya, akan menggosok-gosokkan badannya pada benda-benda di sekelilingnya sehingga sering kali menimbulkan luka baru yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi sekunder.

Berbeda dengan penggolongan pertama tersebut di atas. Penyakit atau parasit yang menyerang organ insang biasanya agak sulit untuk dideteksi secara dini. Salah satu cara yang cukup efektif untuk mengetahui adanya serangan penyakit atau parasit pada insang ini adalah mengamati pola tingkah laku ikan.

Ciri utama ikan yang terserang organ insangnya biasanya menunjukkan gejala sulit bernafas. Selain itu, tutup insang akan mengembang sehingga sulit untuk ditutup dengan sempurna. Jika serangannya sudah meluas, lembaran-lembaran insang menjadi semakin pucat. Sering p**a dijumpai adanya bintik-bintik merah pada insang yang menandakan telah terjadi pendarahan (peradangan). Jika terlihat bintik putih pada insang, kemungkinan besar disebabkan oleh serangan parasit kecil yang menempel.

Sementara itu, untuk ikan yang terserang penyakit atau parasit pada organ (alat-alat) dalamnya biasanya menunjukkan ciri utama terjadi pembengkakan di bagian perut disertai dengan berdirinya sisik. Dapat terjadi p**a bahwa ikan yang terserang organ dalamnya memiliki perut yang sangat kurus. Jika pada kotoran ikan sudah dijumpai bercak darah, ini berarti pada usus terjadi pendarahan (peradangan). Jika serangannya sudah mencapai gelembung renang biasanya keseimbangan badan ikan menjadi terganggu sehingga gerakan berenangnya jungkir balik tidak terkontrol.

Meskipun usaha pencegahan telah dilakukan dengan sungguh-sungguh kadangkala ikan masih juga terserang penyakit maupun parasit. Hal ini mungkin disebabkan karena adanya proses pembus**an di kolam, baik terhadap kotoran hasil metabolisme maupun sisa makanan. Adanya sampah atau zat-zat buangan yang masuk ke kolam juga dapat memperburuk kondisi perairan. Padat penebaran yang terlalu tinggi, kondisi ikan yang lemah atau kualitas makanan yang kurang memenuhi persyaratan dapat juga membantu perkembangan penyakit maupun parasit. Oleh karena itulah, menjaga sanitasi wadah budidaya, menjaga kualitas dan kuantitas air, penggunaan benih bermutu serta pemberian pakan bergizi dan cukup merupakan langkah pencegahan yang perlu dilaksanakan oleh para pembudidaya ikan.

Pengertian Teknologi BioflokBioflok bisa diartikan sebagai gumpalan ( flok ) dari berbagai campuran heterogen mikroba ( ...
10/08/2019

Pengertian Teknologi Bioflok

Bioflok bisa diartikan sebagai gumpalan ( flok ) dari berbagai campuran heterogen mikroba ( plankton, protozoa, fungi ), partikel, polimen organik, koloid dan kaiton yang saling berinteraksi dengan sangat baik di dalam air.

Prinsip Dasar Sistem Bioflok
Prinsip dasar dari sistem bioflok ini adalah mengubah senyawa organik dan anorganik yang di dalamnya berisi senyawa karbon ( C), Oksigen (O), Hidrogen (H), Nitrogen (N) menjadi massa slugde berbentuk bioflok dengan cara memanfaatkan bakteri pembentuk gumpalan/flok yang mengubah biopolymer sebagai bioflok.

Dalam penerapnnya dalam budidaya perairan dalam hal ini budidaya lele, teknologi bioflok memanfaatkan nitrogen anorganik menjadi nitrogen organik yang tidak beracun.

Nah, nitrogen yang sudah diubah ini bsia digunakan untuk pakan lele, sehingga lebih hemat biaya.

07/08/2019

CARA MEMPERCEPAT USIA PANEN IKAN NILA 50-55 HARI.

Salah satu komoditas perikanan air tawar yang cukup menjanjikan prospeknya adalah budidaya ikan nila. Kebutuhan ikan nila yang cukup tinggi di pasaran khususnya untuk segmen rumah makan dan restoran menjadikan para peternak ikan sangat bergairah untuk berbudidaya ikan nila. Ikan nila memiliki rasa dan tekstur daging yang khas sehingga sangat cocok untuk dimasak dengan berbagai cara.

Persiapan Kolam.
Jenis kolam yang ideal untuk pemeliharaan ikan nila yaitu kolam tanah dengan jenis tanah bertekstur liat atau liat berpasir. Kedalaman kolam sebaiknya berkisar antara 0,5-1 m. Kedalaman ini berperan dalam menentukan tingkat kesuburan kolam
dimana kedalaman kolam berpengaruh pada masuknya sinar matahari yang berperan pada proses fotosintesis sehingga
menyebabkan tersedianya makanan alami bagi ikan di dalam kolam. Pada kolam sebaiknya memiliki saluran pemas**an dan pengeluaran air. Hal ini penting dalam mengatur sirkulasi air di kolam.

Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum dilakukan pengisian air pada kolam :
- Kolam dikeringkan dan dijemur selama 4-7 hari atau sampai tanah dasar kolam retak-retak. Hal ini berguna untuk membasmi hama dan bibit-bibit penyakit.
-Pemberian kapur pada kolam dengan dosis 10-25 gr/m2. Tujuannya adalah untuk membasmi bibit - bibit penyakit yang masih terdapat di dasar kolam dan selain itu juga dapat meningkatkan pH air.
-Pemupukan kolam. Pupuk yang digunakan berupa pupuk kandang maupun pupuk buatan. Hal ini perlu karena sifat ikan nila yang menyukai pakan plankton. Pupuk kandang paling baik diberikan pada awal persiapan kolam dengan dosis 250 gr/m3. Setelah kolam diisi air selanjutnya diberikan pupuk anorganik berupa urea dan TSP dengan dosis masing-masing 2,5 g/m2 dan 1,25 g/m2.
-Pengisian air kolam. Sumber air dapat berasal dari sungai, danau, mata air atau air sumur. Untuk pengisian pertama kolam diisi air hingga ketinggian 5-10 cm dan dibiarkan selama 3-4 hari. Hal ini berguna untuk tumbuhnya makanan alami di kolam. Selanjutnya di kolam diisi penuh dan dilanjutkan dengan pemupukan menggunakan pupuk anorganik.

Penebaran Benih.
Ciri-ciri benih yang baik adalah yang berwarna cerah dan pergerakannya lincah. Untuk padat penebaran yang
dianjurkan berkisar 15-20 ekor/m2. Tergantung dengan ukuran benih. Sebelum ditebar benih disuci hamakan terlebih dahulu dengan direndam pada larutan Kalium Permanat (PK) atau malachite green atau garam dapur selama 1-2 hari.
Penebaran dilakukan pada pagi atau sore hari. Saat penebaran, dilakukan aklimatisasi yaitu dengan cara memasukkan
kantong benih ke dalam kolam sehingga air kolam masuk ke wadah benih sedikit demi sedikit, lalu secara perlahanlahan benih dikeluarkan.

Pemberian Pakan.
Jenis pakan yang baik berupa pellet yang mengandung 25% protein. Selain itu juga dapat diberikan pakan tambahan berupa dedak halus, ampas tahu atau bahan makanan lain yang mudah diperoleh. Pemberian pakan per hari harus, yaitu sebanyak 3-5%dari berat tubuh ikan.
Pemanenan
Pemanenan dapat dilakukan pada 3-6 bulan pemeliharaan. Hal ini tergantung pada : Kesuburan kolam, Ukuran ikan yang diharapkan, Teknik pemeliharaan. Biasanya untuk ukuran 500-600 gr/ekor pemanenan dapat dilakukan selama kurang lebih 6 bulan pemeliharaan. Pemanenan di kolam dapat dilakukan dengan pengeringan air hingga tersisa dikemalir yang untuk selanjutnya dapat ditangkap dengan diseser.
Pemasaran.
Potensi pasar untuk ikan nila masih sangat lebar dengan harga yang cukup terjangkau pasar, mulai dari nila yang stadium bibit sampai ikan nila yang di kategorikan sebagai ikan konsumsi semua pasar tersebut masih sangat memungkinkan dimasuki. Ikan nila ini dapat Anda pasarkan untuk mensuplay ke berbagai kolam pemancingan ikan,pasar-pasar tradisional maupun supermarket, rumah makan, bahkan untuk skala ekspor.

Produk-Produk Natural Nusantara (NASA) yang digunakan:
Natural Viterna (Vitamin Ternak Natural) 500 cc
Hormonik (Hormon Organik) 100 cc
Poc NASA 500 cc
Natural TON (pupuk Tambak Organik Nusantara) 250 gr

1 botol Natural VITERNA + 1 botol Hormonik+ 1 botol Poc Nasa = 1100 cc = cukup untuk campuran 300 Kg pakan apa saja.
Untuk
menghemat biaya pilih pakan yang paling murah, misalnya dedak / bekatul. Meski pakannya biasa-biasa aja namun jika
dicampur suplemen Viterna + Hormon Organik kebutuhan protein & nutrisi sudah lebih dari mencukupi. Tidak perlu pilih-pilih pakan terapung segala, meski pakan tenggelam kalau nafsu makan ikan bagus pasti dilahap sampai habis.
Cara pakai:
Natural VITERNA,POC NASA, HORMON ORGANIK digunakan sebagai suplemen campuran pakan ikan. Campur jadi satu wadah,
1 botol VITERNA 500 cc + 1 botol HORMONIK 100 cc + POC NASA Kemudian ambil 1 tutup (10 cc) campur dengan 2,5 Kg pakan
apa saja. Cukup diberikan 1 x sehari.

Terapi Kolam:
NATURAL TON (Pupuk Tambak Organik Nusantara) digunakan sebagai pupuk kolam / tambak. Campurkan air 10 liter + 1 sendok makan TON siram-siramkan secukupnya setiap 2 minggu / 1 bulan sekali.

Tips & trik:
Jika ingin target hasil panen optimal, target bobot 1 Kg per ekor.
Caranya campur jadi satu wadah, Natural VITERNA +PUPUK ORGANIK CAIR (POC) NASA + HORMON ORGANIK. Campur 10 cc dengan pakan apa saja. 1 x sehari.
1 botol Natural VITERNA 500 cc+ 1 botol POC NASA 500 cc + 1 botol HORMONIK = 1.100 cc = cukup untuk 300 Kg pakan = cukup untuk sekitar 200 ekor.

Manfaat Natural Viterna + Hormonik + Poc Nasa
Meningkatkan nafsu makan ikan, ikan tidak stress, sehat, tahan penyakit, angka kematian sangat rendah,menghasilkan daging ikan bermutu tinggi karena rendah kolesterol.

Manfaat NATURAL TON (Pupuk Tambak Organik)
Cepat menumbuhkan plankton sebagai pakan alami yang dis**ai ikan
menetralkan & menguraikan senyawa beracun / gas-gas beracun berbahaya
menyelaraskan ekosistem tambak / kolam
mempercepat pertumbuhan ikan
menyediakan suplai oksigen terlarut dalam air sehingga ekosistem kolam manjadi sehat.

KESAKSIAN PETANI NILA
Demikian p**a yang dilakukan oleh para petani ikan nila di daerah karanganom, klaten, Jawa Tengah yang terkenal dengan sentra ikan nila Jawa Tengah, bahkan Indonesia. Para peternak ikan nila didaerah ini sudah cukup lama menggeluti budidaya ikan nila khususnya nila merah sehingga mereka sangat mengetahui berbagai kendala yang terjadi selama proses pembesaran ikan nila merah, seperti pertumbuhan yang kurang maksimal dan angka kematian ikan nila yang masih cukup tinggi.

Hingga pada akhir tahun 2012 para peternak ikan nila daerah tersebut mengetahui dan mulai menggunakan produk NASA seperti Viterna, POC NASA dan Hormonik untuk dicampurkan pada pellet yang berperan sebagai sumber vitamin dan mineral untuk memacu pertumbuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh ikan sehingga pada umur 50-55 hari para peternak sudah melakukan panen dengan size 1 kg isi 4-5 ekor ikan siap konsumsi.

Dengan jumlah tebar ikan sebanyak 700 kg dengan size 1kg isi 15-20 ekor bibit nila selama 55 hari dibesarkan ternyata kematiannya hanya 20 kg atau sekitar 2,8%. Dengan hasil ini para peternak ikan di daerah karanganom klaten semakin bersemangat untuk terus berbudiaya ikan nila sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mengembangkan usaha budidaya ikan nilanya untuk menjadi lebih besar

Budidaya ikan lele dengan media kolam terpal saat ini menjadi pilihan paling Favorit di bandingkan dengan media yang lai...
03/08/2019

Budidaya ikan lele dengan media kolam terpal saat ini menjadi pilihan paling Favorit di bandingkan dengan media yang lain karena lebih ringkas , praktis, hemat, dan lebih mudah di kontrol.Cara ternak lele di kolam terpal ini pun menjadi sangat populer di karenakan mudahnya media dan bahan yang di butuhkan untuk membudidayakan ikan ini tanpa harus memiliki lahan yang luas.Di tambah dengan menggunakan Produk Organik NASA (PT.Natural Nusantara) hasilnya pun akan lebih maksimal
Keuntungan /Kelebihan Budidaya ikan Lele di Kolam Terpal :

Tidak membutuhkan lahan besar dan dapat di sesuaikan dengan kapasitas yang dimiliki, sehingga di pekarangan rumahpun kita dapat membudidayakannya.
Biaya yang di keluarkan relatif lebih kecil.
Tidak terpengaruh oleh kondisi tanah , beberapa derah mungkin mengandung tanah yang sudah lama terkontaminasi denganzat kimia dan tidak steril dari hama.
Mudah dalam pengeringan dan mengganti air agar tetap bersih.
lebih fleksibel dan dapat di pindahkan jika di perlukan
Mudah dalam mendeteksi hama penyakit
Mudah dalam mengamati pertumbuhan dan perkembangan lele.
Pada saat panen akan lebih mudah dan sangat praktis.

Cara Teknis Budidaya Ikan Lele
Cara budidaya ikan lele di kolam terpal harus di
sesuaikan dengan jumlah bibit lele yang akan di kembang biakan. Usahakan kolam terpal nantinya masih menyisakan ruang cukup untuk pergerakan dan perkembangan lele.

Bahan yang perlu disiapkan :

Siapkan terpal sesuai ukuran yang diingnkan nantinya.
Kayu,batu bata, papan, atau kerangka besi lainya.
Tali, paku, dan kawat atau alat penunjang untuk membuat kerangka . Jika kerangka kayu tentu harus membutuhkan palu atau mungkin gergaji.
Alat lainnya seperti lem atau ember.

Jenis Budidaya Lele
Jika anda telah melakukan pembuatan kolam dan kerangka maka tahap selanjutnya adalah menentukan jenis budidaya dan ternak lele yang di inginkan.Seacara garis besar ada dua jenis ternak lele.

Ternak lele untuk pembibitan

Tujuan ternak ini adalah membudidayakan lele untuk di jual lagi ke peternak lainnya dalam bentuk bibit lele. Untuk budidaya bibit lele memnag cukup menguntungkan ,karena waktu yang dibutuhkan tidak terlalu lama. Ukuran lele 2-3 cm dapat di peroleh dalam waktu 1 bulan, dan ukuran sedang 5-7 cm dapat diperoleh dalam waktu kurang lebih 2 bulan.

Ternak lele untuk Konsumsi

Lele yang di budidaya untuk tujuan di konsumsi , artinya budidaya dilakukan sampai lele berukuran besar atau proporsional untuk ukuran konsumsi. ada baiknya memilih lele yang ukurannya sudah cukup sedang 6-7 cm agar mudah dan cepat di kembang biakkan. Biasanya lele berukuran ini dapat di kembangbiakkan dan siap kosumsi pada usia 3 - 4 bulan.

Budidaya ikan lele memang cukup menjanjikan namun budidaya lele yang baik harus memperhatikan berbagai faktor . Pengetahuan akan tempat serta air dan pakan ikan lele akan sangat kesuksesan ternak lele. Lele termasuk ikan air tawar yang memiliki daya tahan tubuh yang kuat sehingga tingkat keberhasilannya lebih baik di bandingkan budidaya jenis ikan lainnya.

Tahapan Cara Budidaya Lele
Jika budidaya lele mungkin telah diikuti dengan benar dan teliti, namun faktor kegagalan tidak dapat di hindari di segala macam bisnis, termasuk dalam ternak lele. Ada beberapa faktor yang dapat memungkinkan terjadinya kegagalan dalam beternak lele.

Hama yang ada di kolam. hama ini dapat berupa bakteri yang mengganggu bagi kesehatan dan pertumbuhan ikan lele. Selain itu hama ini dapat berupa kucing atau binatang lain yang di biarkan berada di sekitar kolam.
Terburu buru adalah salah satu faktor kegagalan budidaya ikan lele. Ingin mendapatkan hasil yang cepat dengan memberi makan sebanyak banyaknya justru berbahaya bagi lele.
Tidak memisahkan ukuran lele yang besar dan kecil.
Air tidak pernah di tamabahkan atau di ganti jika telah kering.

Cara budidaya ikan lele memang menjadi tantangan , kesabaran dalam memulai bisnis ini dibutuhkan agar sukses. Apapun itu, pengalaman ternak lele merupakan guru terbaik untuk anda. Jika anda telah mencoba tentu akan menjadi mahir dalam beternak lele yang baik.

Kunci Keberhasilan Budidaya Lele di Kolam Terpal
Untuk mendukung kebehasilan budidaya ikan lele dalam kolam terpal, ada beberapa tips dan kunci yang bisa di gunakan , yaitu dengan penambahan TON sebagai formula untuk terapi air.TON (tambak Organik nusantara) adalah pupuk khsusus perikanan yang digunakan sebagai pupuk kolam ikan. Produk TON bisa digunakan untuk semua jenis media terpal, kolam ikan media tanah, kolam ikan model bak dengan media tong atau drum dan lain sebagainya.

Pemberian khusus perikanan TON pada budidaya perikanan jenis apapun akan membantu menciptakan ekosistem kolam yang kondusif bagi pertumbuhan ikan. disamping itu juga membantu mempercepat pertmbuhnan plankon sebagai pakan alami ikan. Membantu mengurai senyawa beracun yang bisa membunuh ikan. Membantu mempercepat pertumbuhan ikan sehingga panen bisa kebih cepat tetapi tetap dengan bobot sebagaimana yang ditargetkan.Serta membantu menyedikan suplai oksigen terlarut dalam air sehingga ekosistem kolam sehat.

Cara Praktis aplikasi TON pada budidaya perikanan adalah :
Campurkan air 10 liter + 2 sendol makan TON. Selanjutnya siramkan atau percik percikan larutan TON tersebut ke sekitar permukaan Kolam ikan secara merata.
Aplikasi ini dilakukan idealnya setiap 1minggu sekali. Aplikasi bisa ditingkatkan intensitasnya apabila tiba musim hujan. Setiap kali turun hujan seebarkan larutan TON untuk menetralkan asam yang terkandung pada air hujan yang masuk kedalam kolam ikan, Apikasi larutan TON juga perlu dilakukan pada saat air kolam berbau menyengat.

Kunci berikutnya adalah memberikan tambahan nutrisi dan vitamin bagi ternak lele melalui pakan palet . Nutrisi dan vitamin yang di berikan adalah VITERNA Plus, POC NASA dan HORMONIK.

Pemberian TON , VITERNA Plus, POC NASA dan HORMONIK sangat membantu untuk meningkatkan nafsu makan ikan sehingga pertumbuhan ikan bisa dipercepat. Manfaat lain adalah membantu menurunkn angka kematian ikan , mengatasi stress pada ikan, serta memberikan peningkatan kualitas pada daging ikan yang dihasilkan serta rendah kolesterol.Dengan pemberian ketiga vitamin tersebut akan menjaga pertumbuhnan ikan lebih seragam serta membantu mempercepat masa panen ikan , karena pertumbuhan ikan lele berlangsung lebih cepat.

Cara Pakai :

1.) TON (Pupuk Tambak Organik Nusantara) digunakan sebagai pupuk kolam/tambak. Campurkan 2 sendok makan TON (Pupuk Tambak Organik ) dengan 20 liter air kemudian siram siramkan di air kolam untuk ukuran kolam 100m².
2.) Viterna + Hormonik + POC NASA di gunakan sebagai suplemen campuran pakan ikan. Campur jadi satu wadah , 1 botol VITERNA 500 cc + 1 botol HORMONIK 100 cc+ POC NASA 500cc. kemudian ambil 1 tutup (10 cc)tambahkan air secukupnya kemudian campurkan dengan 2,5 kg pakan apa saja . Angin anginkan dulu biar meresap baru diberi ke ikan.
Info Order dapat menghubungi :
Wa: https://bit.ly/2HxdAbA

PAKET BUDIDAYA IKAN GURAMEPakai NUTRISI PAKAN NASA aja ya... Lebih untung lhoo.. 🐟Menambah bobot si ikan🐟Terhindar dari ...
29/07/2019

PAKET BUDIDAYA IKAN GURAME

Pakai NUTRISI PAKAN NASA aja ya...
Lebih untung lhoo..

🐟Menambah bobot si ikan
🐟Terhindar dari penyakit
🐟Meningkatkan nafsu makan si ikan
🐟Daya tahan tubuh si ikan kuat
🐟Lebih cepat panen
🐟Mengurangi bau air kolam
🐟Irit pakan

Wahhh...
Mantep banget ya keuntungan nya.

LEBIH HEMAT DAN PASTI LEBIH UNTUNG

-
Info pemesanan :
Wa: https://bit.ly/2HxdAbA

BUDIDAYA IKAN KERAPUSalah satu jenis ikan yang mempunyai potensi untuk dibudidayakan adalah jenis ikan kerapu tikus (Cro...
26/07/2019

BUDIDAYA IKAN KERAPU

Salah satu jenis ikan yang mempunyai potensi untuk dibudidayakan adalah jenis ikan kerapu tikus (Cromileptes altivalis) karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi dengan harga Rp.100.000,- - Rp.150.000,- per kilogram bagi ikan kerapu tikus hidup berukuran di atas 300 gram di tingkat pedagang pengumpul.

LOKASI
Pemilihan lokasi untuk budidaya ikan kerapu memegang peranan yang sangat penting. Permilihan lokasi yang tepat akan mendukung kesinambungan usaha dan target produksi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih lokasi untuk budidaya ikan kerapu ini adalah faktor resiko seperti keadaan angin dan gelombang, kedalaman perairan, bebas dari bahan pencemar, tidak mengganggu alur pelayaran; faktor kenyamanan seperti dekat dengan prasarana perhubungan darat, pelelangan ikan (sumber pakan), dan pemasok sarana Dan prasarana yang diperlukan (listrik, telpon), dan faktor hidrografi seperti selain harus jernih, bebas dari bahan pencemaran dan bebas dari arus balik, Dan perairannya harus memiliki sifat fisik dan kimia tertentu (kadar garam, oksigen terlarut).

ANALISIS PRODUKSI
Kerapu merupakan jenis ikan demersal yang s**a hidup di perairan karang, di antara celah-celah karang atau di dalam gua di dasar perairan. Ikan karnivora yang tergolong kurang aktif ini relatif mudah dibudidayakan, karena mempunyai daya adaptasi yang tinggi. Untuk memenuhi permintaan akan ikan kerapu yang terus meningkat, tidak dapat dipenuhi dari hasil penangkapan sehingga usaha budidaya merupakan salah satu peluang usaha yang masih sangat terbuka luas.
Dikenal 3 jenis ikan kerapu, yaitu kerapu tikus, kerapu macan, dan kerapu lumpur yang telah tersedia dan dikuasai teknologinya. Dari ketiga jenis ikan kerapu di atas, untuk pengembangan di Kabupaten Kupang ini disarankan jenis ikan kerapu tikus (Cromileptes altivelis). Hal ini karena harga per kilogramnya jauh lebih mahal dibandingkan dengan kedua jenis kerapu lainnya. Di Indonesia, kerapu tikus ini dikenal juga sebagai kerapu bebek atau di dunia perdagangan internsional mendapat julukan sebagai panther fish karena di sekujur tubuhnya dihiasi bintik-bintik kecil bulat berwarna hitam.

Penyebaran dan Habitat
Daerah penyebaran kerapu tikus di mulai dari Afrika Timur sampai Pasifik Barat Daya. Di Indonesia, ikan kerapu banyak ditemukan di perairan Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, Pulau Buru, dan Ambon. Salah satu indikator adanya kerapu adalah perairan karang. Indonesia memiliki perairan karang yang cukup luas sehingga potensi sumberdaya ikan kerapunya sangat besar.
Dalam siklus hidupnya, pada umumnya kerapu muda hidup di perairan karang pantai dengan kedalaman 0,5 – 3 m, selanjutnya menginjak dewasa beruaya ke perairan yang lebih dalam antara 7 – 40 m. Telur dan larvanya bersifat pelagis, sedangkan kerapu muda dan dewasa bersifat demersal. Habitat favorit larva dan kerapu tikus muda adalah perairan pantai dengan dasar pasir berkarang yang banyak ditumbuhi padang lamun.
Parameter-parameter ekonlogis yang cocok untuk pertumbuhan ikan kerapu yaitu temperatur antara 24 – 310C, salinitas antara 30-33 ppt, kandungan oksigen terlarut > 3,5 ppm dan pH antara 7,8 – 8. Perairan dengan kondisi seperti ini, pada umumnya terdapat di perairan terumbu karang.

Proses Budidaya
Budidaya ikan kerapu tikus ini, dapat dilakukan dengan menggunakan bak semen atau pun dengan menggunakan Keramba Jaring Apung (KJA). Untuk keperluan studi ini, dipilih budidaya dengan menggunakan KJA. Budidaya ikan kerapu dalam KJA akan berhasil dengan baik (tumbuh cepat Dan kelangsungan hidup tinggi) apabila pemilihan jenis ikan yang dibudidayakan, ukuran benih yang ditebar dan kepadatan tebaran sesuai.
Pemilihan Benih
Kriteria benih kerapu yang baik, adalah : ukurannya seragam, bebas penyakit, gerakan berenang tenang serta tidak membuat gerakan yang tidakberaturan atau gelisah tetapi akan bergerak aktif bila ditangkap, respon terhadap pakan baik, warna sisik cerah, mata terang, sisik dan sirip lengkap serta tidak cacat tubuh.

Penebaran Benih
Proses penebaran benih sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup benih. Sebelum ditebarkan, perlu diadaptasikan terlebih dahulu panda kondisi lingkungan budidaya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam adaptasi ini, adalah :
(a) waktu penebaran (sebaikanya pagi atau sore hari, atau saat cuaca teduh)
(b) sifat kanibalisme yang cenderung meningkat panda kepadatan yang tinggi
(c) aklimatisasi, terutama suhu dan salinitas.

Pendederan
Benih ikan kerapu ukuran panjang 4 – 5 cm dari hasil tangkapan maupun dari hasil pembenihan, didederkan terlebih dahulu dalam jaring nylon berukuran 1,5x3x3 m dengan kepadatan ± 500 ekor. Sebulan kemudian, dilakuan grading (pemilahan ukuran) dan pergantian jaring. Ukuran jaringnya tetap, hanya kepadatannya 250 ekor per jaring sampai mencapai ukuran glondongan (20 – 25 cm atau 100 gram). Setelah itu dipindahkan ke jaring besar ukuran 3x3x3 m dengan kepadatan optimum 500 ekor untuk kemudian dipindahkan ke dalam keramba pembesaran sampai mencapai ukuran konsumsi (500 gram).

Pakan dan Pemberiannya
Biaya pakan merupakan biaya operasional terbesar dalam budidaya ikan kerapu dalam KJA. Oleh karena itu, pemilihan jenis pakan harus benar-benar tepat dengan mempertimbangkan kualitas nutrisi, selera ikan dan harganya. Pemberian pakan diusahakan untuk ditebar seluas mungkin, sehingga setiap ikan memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pakan. Pada tahap pendederan, pakan diberikan secara ad libitum (sampai kenyang). Sedangkan untuk pembesaran adalah 8-10% dari total berat badan per hari. Pemberian pakan sebaiknya pada pagi dan sore hari. Pakan alami dari ikan kerapu adalah ikan rucah (potongan ikan) dari jenis ikan tanjan, tembang, dan lemuru. Benih kerapu yang baru ditebar dapat diberi pakan pelet komersial. Untuk jumlah 1000 ekor ikan dapat diberikan 100 gram pelet per hari. Setelah ± 3-4 hari, pelet dapat dicampur dengan ikan rucah. Produk NASA yang dapat digunakan adalah Viterna dan POC NASA, kedua produk ini dicampur terlebih dahulu menjadi satu.
Dosis : 1 tutup botol campuran dari 2 produk NASA tersebut dicampurkan pada 1 liter air, kemudian disemprotkan atau direndam pada 5 kg pelet atau pakan ikan kerapu lainnya. Selanjutnya dikeringanginkan secukupnya sekitar 15 menit, kemudian baru pakan atau pelet ditebar di kolam. Pemberian 1 - 2 kali per hari pemberian pada pagi atau sore hari.
Info lanjut:
Wa: https://bit.ly/2HxdAbA

Address

Jln. Raya Praya Mantang Rt. 00 Rw. 00 Kel. Gerunung Kec. Praya Kab. Lombok Tengah
Manubai Barat
83511

Telephone

+6281809168975

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Agen Vitamin Ikan Nila posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share