25/01/2023
Bismillah.....................
💥"MANUSIA TERNAK"
Apa sebabnya seseorang yang sudah tua, usia 50 bahkan 60 tahun, masih saja ada yang gemar berzina, judi, minum khamr, riba dan main wanita, bahkan sampai ada yang tega memperkosa⁉️
Bertambah usia bukannya mendorong dirinya untuk bertaubat, menyiapkan akhirat, namun ia malah menjadi tua-tua keladi, yang semakin tua semakin jadi⁉️
Di antaranya karena sejak mudanya ia tidak pernah menahan hawa nafsunya, sehingga semakin tua bukannya semakin reda syahwatnya, namun malah semakin liar.
Ia telah diperbudak oleh hawa nafsunya, bahkan hawa nafsunya telah mengambil peran sebagai Tuhannya yang ia turuti.
Apa yang disukai hawa nafsu, ia akan lakukan, apa yang dibenci, ia akan tinggalkan.
Tak peduli apakah perbuatan itu halal atau haram, dosa atau berpahala.
Selama perbuatan itu ngeclick dengan Tuhannya si hawa nafsu, ia akan lakukan.
Hal ini sebagaimana yang disebutkan oleh Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya :
"Bahwasanya setiap kali hawa nafsunya tersebut menganggap sesuatu hal itu baik, sesuai seleranya maka itulah yang ia jadikan sebagai agamanya, jalan hidupnya."
[Tafsir Ibnu Katsir, Surat Al-Furqon : 43]
Al-Hasan rahimahullah berkata :
"Tidaklah hawa nafsunya itu menginginkan sesuatu, kecuali ia akan mengikuti hawa nafsunya tersebut."
[Tafsir Al Qurthubi, Surat Al-Furqon : 43]
Merekalah yang Allah Ta'ala sebutkan sebagai manusia BERPERILAKU BINATANG TERNAK.
Bahkan Allah Ta'ala menyebutkan sifatnya tersebut lebih parah dari binatang ternak.
Bagaimanakah tidak⁉️
Mereka punya akal, akan tetapi kelakuannya bak binatang ternak yang tidak berakal...
Allah 'Azza wa Jalla berfirman :
أَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ أَفَأَنْتَ تَكُونُ عَلَيْهِ وَكِيلًا
أَمْ تَحْسَبُ أَنَّ أَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُونَ أَوْ يَعْقِلُونَ ۚ إِنْ هُمْ إِلَّا كَالْأَنْعَامِ ۖ بَلْ هُمْ أَضَلُّ سَبِيلًا
"Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya.
Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?"
Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu)."
[QS. Al-Furqan : 43-44]
Ditulis oleh Ustadz Boris Tanesia 𝘏𝘢𝘧𝘪𝘻𝘩𝘢𝘩𝘶𝘭𝘭𝘢𝘩𝘶 𝘛𝘢'𝘢𝘭𝘢.
Barakallahu fiikum...........