Kim Kam Kebumen

Kim Kam Kebumen Jalan Jalan No. Pira Baelah Nang Kebumen / Pin BB 5E64EDDD CP 08998 499 499 Bisnis Lokal

PLASTISOL INK LAGI..
28/10/2016

PLASTISOL INK LAGI..

SELAMANYA, PEMUDA ADALAH YANG PALING ISTIMEWA di antara kotakan usia yang membagi dalam Balita - Muda - Tua. Sebalita ap...
28/10/2016

SELAMANYA, PEMUDA ADALAH YANG PALING ISTIMEWA di antara kotakan usia yang membagi dalam Balita - Muda - Tua. Sebalita apapun bahkan setua apapun kita, fisiknya bukan menjadi sebuah inti tolak ukur. Karena Ruh Muda itulah yang harus selalu kita kedepankan!
Selamat Hari Sumpah Pemuda!!!

Ayuh Akang Mbakyu.. Sedurung Stoke Resik.. Kikikik
28/10/2016

Ayuh Akang Mbakyu.. Sedurung Stoke Resik.. Kikikik

Sepagi ini dapat salam dari Kang Anwar..Assalamu'alaikum Semuanya..CAIYO!!!
27/10/2016

Sepagi ini dapat salam dari Kang Anwar..
Assalamu'alaikum Semuanya..
CAIYO!!!

Kami turut mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional.Mari teriakkan rindu, lantangkan tangis sesal dan malu, merajut hari...
21/10/2016

Kami turut mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional.

Mari teriakkan rindu, lantangkan tangis sesal dan malu, merajut hari depan yg lebih baik. Santri, kita juga santri. Generasi yg akan memimpin dan menunjukkan hebat, santun, luar biasa, dan mampu memimpin dg benar & baik! Amiin.

Terima kasih sudah mampir, teman-teman dari Stand Up Comedy Kebumen.
11/07/2016

Terima kasih sudah mampir, teman-teman dari Stand Up Comedy Kebumen.

05/07/2016
BKKBN Goes To School.Sabtu-Minggu (18-16/6) ini BKKBN mengadakan sosialisasi. BKKBN Goes to School. Acara tsb digelar di...
18/06/2016

BKKBN Goes To School.

Sabtu-Minggu (18-16/6) ini BKKBN mengadakan sosialisasi. BKKBN Goes to School. Acara tsb digelar di SMK N 1 Ambal dan SMK Maarif 6 Kebumen dg dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI, Ketua BKKBN Jateng, Wabup Kebumen serta pejabat lain.

Salam Genre. Salam Remaja.
Mari turut serta sebagai remaja yang baik dan benar demi membangun NKRI yg lebih baik.

Kalau obsesi kita adalah pahala dan surga, dan kalau itu kita utamakan, jadinya kok pahala itulah yang kita tuhankan. Ap...
18/06/2016

Kalau obsesi kita adalah pahala dan surga, dan kalau itu kita utamakan, jadinya kok pahala itulah yang kita tuhankan. Apa tak malu kita kepada-Nya, pada akal dan pikiran kita sendiri.

Ibadah kapitalis itu namanya. Kaum sufi menyebut kita muslim hayawani, pelaku ibadah yang terminologinya terbatas pada surga dan neraka. Padahal, keduanya hanya formula yang oleh Tuhan disesuaikan dengan idiom bahasa manusia untuk menggambarkan bentuk kebahagiaan dan kesengsaraan yang asli, keuntungan dan kerugian yang sesungguhnya.

Padahal, kita yang kurang serius meningkatkan mutu kemusliman sesudah memeluk Islam berpuluh-puluh tahun lamanya masih seret maju dari jenis kemusliman yang lebih rendah daripada itu, yakni muslim rabbani.

Itu taraf kemusliman birokrasi atau kepegawaian. Kita melakukan shalat, zakat, puasa, dan lain-lain karena takut pada atasan. Kalau biasanya atasan kita camat, kasubdit, kabag, atau mandor, dalam urusan ibadah mahdhoh, atasan kita adalah Tuhan itu sendiri. Jadi, kita jungkar-jungkir di masjid dalam substansi untuk mengisikan tanda tangan presensi supaya gaji kita tidak dipotong atau karena takut di-PHK.



Puasa itu sendiri adalah metode (tarekat) yang luar biasa untuk memproses diri jadi ahsani taqwim, tak sekedar jadi manusia Indonesia seutuhnya. Lha wong Allah sendiri yang menciptakan metode itu. Dia mewajibkan puasa karena menjamin bahwa ia lebih sempurna dibanding segala penemuan metodik kita untuk merekayasa penyempurnaan kemanusiaan kita.

Saya sendiri tak pernah selesai menghitung makna puasa. Ya untuk peragian rohani. Ya untuk melatih segala anasir yang baik dari mentalitas dan kejiwaan. Ya untuk menghayati secara total betapa sia-sianya benda, kekayaan, pangkat, kenyang, enak, serta segala macam ciri dunia yang tiap hari kita kempit habis-habisan. Macam-macamlah, tak terhingga jumlah manfaatnya. Puasa membawa kita ambil jarak dari segala sesuatu selain Allah yang selama ini menenggelamkan diri kita. Diri yang hanya satu ini kita berikan kepada dunia sampai habis, lantas apa yang tersisa untuk Allah? Padahal, setiap saat kita berjanji sehidup semati, gunung kan kudaki, lautan kan kuseberangi untuk Allah semata.

Dalam bulan Ramadan, apa ya tega kita kepada diri kita sendiri bila terus-terusan berpuasa dengan kadar dan target yang begini-begini terus?

Untunglah kita-kita ini tetap dijaga oleh Allah untuk tetap Muslim, meskipun tak naik tingkat dan barisan ban kuning. Dengan tetap Muslim, setidaknya terpelihara pengetahuan kita bahwa Allah selalu begitu kasih memberi jalan benar kepada hamba-hamba-Nya. Antara lain, melalui kewajiban puasa.

Bayangkan andai kata Allah tak mewajibkan puasa, mungkin kita jadi lupa pada cinta dan tuntunan-Nya.

Apalagi puasa itu diwajibkan bagi seluruh manusia. Juga sholat, zakat, amal shaleh, dan seterusnya. Banyak, lho orang berkata, “Kalau Anda Muslim, Anda diwajibkan sholat, puasa, zakat, …” seolah-olah kalau kita tidak Muslim lantas tidak berdosa bila tak sholat. Lucu.

Kalau begitu, enakan tidak Muslim, bias terbebas dari dosa tak sholat, dosa maling, dosa korupsi, dosa menindas, dosa menggusur ….

Sember Tulisan: Emha Ainun Nadjib, Anggukan Ritmis Kaki Pak Kiai, 33-36)
Sumber Gambar: Fanspage Facebook Kata Maiyah

SABAR : SAhur BAReng. ^_^
14/06/2016

SABAR : SAhur BAReng. ^_^

BUKBER (BUKA BERTUJUH)
14/06/2016

BUKBER (BUKA BERTUJUH)

Sahur.. Sahuuur..Pada sebagian besar kalangan masyarakat desa maupun kota mengenal istilah kentongan,nah salah satu alat...
08/06/2016

Sahur.. Sahuuur..

Pada sebagian besar kalangan masyarakat desa maupun kota mengenal istilah kentongan,nah salah satu alat yang dipergunakan sebagai sarana membangunkan masyarakat dari tidurnya untuk menyantap sahur adalah menggunakan kentongan tersebut,baik kentongan yang terbuat dari kayu maupun kentongan yang terbuat dari bambu.

Kentongan atau yang dalam bahasa lainnya disebut jidor adalah alat pemukul yang terbuat dari batang bambu atau batang kayu jati yang dipahat pada sebagian sisinya,biasanya kentongan berbentuk bulat dengan gagang pegangan / gagang gantungan di bagian atas dan lobang didalamnya sebagai penggema suara.

Nah dengan menggunakan kentongan inilah sebagian masyarakat didesa desa maupun di kota kota besar membangunkan warga yang lain untuk bersantap sahur sambil berkeliling kampung,ini tentu suatu kegiatan yang uni dank has sekali yang hanya bisa ditemui saat bulan ramadhan saja,suara music yang terdengar fals bahkan amburadul ini cukup membikin telinga berisik,tapi inilah fungsinya music kentongan ini ketika bulan ramadahan tiba sebagai penggugah sahur.

Ini adalah penampakan tim penggugah sahur Dukun Kewangen Karangsari Kebumen yg sempat sejenak pose di depan Kim Kam. Wehehe..
Selamat Sahur Sahabat..

Address

Kebumen
54318

Telephone

08998499499

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kim Kam Kebumen posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share