03/12/2025
Ritme Emas dari Tradisi Menginang Nusantara
Fotografer: Arkadius Ganden · Arkastudio × Museum Nasional × Europalia
Kacip ini adalah salah satu benda mewah yang terkait dengan tradisi menginang—kebiasaan sosial yang penting di Lombok dan wilayah Nusantara lainnya. Digunakan untuk memecah biji pinang, kacip berhiaskan emas ini menunjukkan status, kesuburan, dan perlindungan simbolis bagi pemiliknya. Bentuk figuratif pada bagian kepala, bersama detail ukiran dan perhiasan emas, menegaskan nilai estetika sekaligus status sosial penggunanya.
Dalam budaya setempat, sirih-pinang bukan sekadar konsumsi, tetapi tanda keramahan, penghormatan, dan hubungan antarmanusia maupun dengan leluhur.
_____
Artefak: Kacip (Betel Nut Cracker)
Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat
Material: Emas, besi
Dimensi: 17.5 × 7.7 cm
Inventaris: E.1035/8009
Fungsi: Memecah biji pinang untuk ramuan sirih
Makna budaya: Status sosial, kesuburan, perlindungan, serta lambang keramahan dalam upacara dan relasi sosial.
_____
Kamera: / (Medium Format)
Pencahayaan:
Pencahayaan diarahkan untuk menonjolkan kilau emas, tekstur besi, dan karakter ukiran tanpa mengurangi bentuk simbolik objek.
_____
# # #