NIKKYALMON

NIKKYALMON NikkyAlmon is a Jakarta-based creative enthusiast who has playground on Industrial/Hospitality Photo

A-P-GWicara tata Anis memanglah manis,Sahut bersahut seperti juntaian kumis,Tebar acara lekitnya jeruk nipis,Rentang wij...
14/02/2024

A-P-G

Wicara tata Anis memanglah manis,
Sahut bersahut seperti juntaian kumis,
Tebar acara lekitnya jeruk nipis,
Rentang wijaya bawa akankah sejarak tipis.

Pandang dengar Prabowo menebar totokromo,
Nasihat wicara agar tak sembrono,
Lupa berdelik diri di balik baliho,
Apakah demokrasi menjadi nelongso.

Patuh ta’at Ganjar tentang makar,
Melepas petugas partai tidaklah s**ar,
Gigih juang janganlah sulit terbayar,
Menang kalah runut partai janganlah ambyar.

Selamat colok-colokan kertas.

KOLONIALISASI 3.0: DOMINASI GAYA BARUOke, mari kita rayakan dengan s**a cita dan kita syukuri di umur yang ke-78 ini, In...
17/08/2023

KOLONIALISASI 3.0: DOMINASI GAYA BARU

Oke, mari kita rayakan dengan s**a cita dan kita syukuri di umur yang ke-78 ini, Indonesia masih ada di dalam peta dunia.

Tulisan ini adalah uneg-uneg yang muncul menjelang peringatan Kemerdekaan RI yang ke-78.

Memang, sejatinya era kolonialisasi klasik sudah lewat. Tetapi kedepannya, setiap negara akan menghadapi sebuah era baru dimana kolonialisasi ternyata hanya berubah gaya dan bentuknya saja.

Kini, negara-negara kuat tidak hanya mengerahkan kekuatan militer, tetapi juga mengacungkan kehebatan ekonominya, kekuatan teknologinya, dan bahkan kebijakan iklim untuk mengendalikan negara lain. Indonesia harus siap dengan dinamika ini.

Selamat datang di Kolonialisasi 3.0, di mana strategi-strategi cerdas dari para ‘pemain utama’ dan ‘pemodal utama' menyaru menjadi satu, campur aduk, tumpang tindih, membuat bingung dan kagum kita semua.

Kolonialisasi 3.0 melambangkan sebuah era baru, era yang ditandai dengan sebuah ‘simfoni’ penguasaan ekonomi, dominasi dunia digital, dan kesadaran akan lingkungan hidup yang melantunkan tembang-tembang enak didengar, tapi bisa bikin lupa ingatan. Hati-hati.

Dunia tidak hanya terhubung satu sama lain; dunia juga terjerat dalam jaringan benang kusut ekonomi, keajaiban perkembangan dunia digital, dan alarm bahaya ekologi. Garis-garis kolonialisme tradisional yang selama ini kita kenal menjadi kabur seiring dengan munculnya hal-hal baru yang tidak terduga sebelumnya.

Dalam hal ekonomi, para raksasa kapital global dan pusat kekuatan ekonomi melenturkan otot-otot moneter mereka, mengeksploitasi kerentanan negara-negara yang lebih kecil. Mirip banget dengan dengan permainan poker keuangan berisiko tinggi, di mana beberapa pemain memegang semua chip, sementara yang lainnya rebutan untuk mengikutinya. Mereka membuntuti dan memberi bayang-bayang negara-negara yang lebih kecil. Ibarat main Catur: membuat langkah-langkah strategis yang mematikan sementara yang lainnya cuma bisa fokus untuk mengejar ketertinggalan, boro-boro mau melawan.

Bagaimana dengan Hegemoni Digital? Teknologi canggih masuk, menawarkan pengawasan, pembentukan informasi, dan manipulasi dalam skala besar-besaran. Anggap saja seperti mereka bermain Playstation dengan mempengaruhi budaya, opini, dan bahkan menentukan bagaimana cara pemerintah harus menari jungkat jangkit. Teknologi canggih yang mereka kuasai mengambil alih kendali, mengatur pengawasan, membentuk informasi, dan bahkan menulis narasi politik, di mana budaya, opini, dan proses demokrasi digoyang-goyang mengikuti kekuatan yang tidak terlihat.

Bidang Lingkungan Hidup gimana? Perubahan iklim menjadi sorotan utama, membuat pertunjukan yang memang sudah kompleks menjadi lebih rumit lagi. Negara-negara yang rentan, sering kali negara yang memiliki sejarah jeratan kolonialisme di masa lalu, berada di garis depan penipisan sumber daya alam dan polusi. Perubahan iklim, yang merupakan wildcard dalam kisah ini, paling banyak menghantam negara-negara yang rentan. Negara-negara ini mendapati diri mereka bergulat dengan beban ekologis kekinian dan jangka panjang yang gak jelas.

Hubungan Tiongkok-Afrika adalah salah satu contoh nyata dari Kolonialisme 3.0 ini. Dimana investasi Tiongkok di negara-negara Afrika ini memberikan gambaran yang ideal banget tentang pembangunan infrastruktur - seperti jalan raya, rel kereta api, dan pelabuhan. Namun, ada plot twist-nya: Negara-negara Afrika ini berjuang untuk membayar kembali pinjaman yang besar, memicu kekhawatiran akan jebakan Batman masa kini: jebakan utang. Kehebatan ekonomi dan politik Tiongkok tidak diragukan lagi, sampai-sampai menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana mereka dapat mengontrol sumber daya alam dan kedaulatan nasional di negara-negara ini, juga jangan lupa bagaimana Tiongkok juga memanfaatkan sumber daya Afrika, meninggalkan jejak tantangan ekologis yang blur gimana bentuknya.

Kolonialisasi 3.0 adalah sebuah pandangan masa kini yang juga merefleksikan masa depan; sebuah renungan tentang "dinamika kekuasaan", mirip-miriplah dengan kolonialisme klasik, tapi terdengar jauh lebih merdu. Sebuah simfoni yang sangat rapih dimana ada kecakapan ekonomi, kecerdikan teknologi, dan sulap-sulip lingkungan hidup bermain satu sama lain membentuk nada-nada yang menghanyutkan namun belum tentu berfaedah.

Ketika dunia menyaksikan para pemain-pemain skillful ini menarik senarnya, pertanyaannya adalah: akankah sejarah masa lalu terulang kembali. Atau akankah mereka membentuk kembali naskah baru untuk sebuah babak baru yang lebih adil untuk kita semua?

Dirgahayu ke-78 Republik Indonesia. Jaya, waspada dan majulah selalu!

Eid Mubarak 1443 H!      #эйдмубарак
02/05/2022

Eid Mubarak 1443 H!

#эйдмубарак

Exploring the traditional village at 2000m above sea level is something that you will never find it but here.
30/07/2021

Exploring the traditional village at 2000m above sea level is something that you will never find it but here.

Science and Engineering have been improving quality of life, yet it also improves peripheral problems and side effects.
29/07/2021

Science and Engineering have been improving quality of life, yet it also improves peripheral problems and side effects.

Jasa Marga is the leader of Indonesia’s toll road industry, operating 72% of the total length toll roads and 80% of the ...
27/07/2021

Jasa Marga is the leader of Indonesia’s toll road industry, operating 72% of the total length toll roads and 80% of the total traffic on toll roads in the country; about 3.4 million cars/day use Jasa Marga’s toll road.

Concrete Mixing is a complicated process that is affected by the type of mixer, the mixing cycle. The efficiency of a mi...
26/07/2021

Concrete Mixing is a complicated process that is affected by the type of mixer, the mixing cycle. The efficiency of a mixer is determined by the homogeneity of the concrete produced. It could also be considered as being determined by the energy used in producing a given quantity of concrete of the required homogeneity.

Some chefs really enjoy his solitude during specific creation. Tranquility is a key.
25/07/2021

Some chefs really enjoy his solitude during specific creation. Tranquility is a key.

When you deal with miniature modelling for a technical engineering-related training, you also need to understand a scala...
25/07/2021

When you deal with miniature modelling for a technical engineering-related training, you also need to understand a scalable measurement, to be precised.

The desert breeze brought everything comes to the nearest sense of relief from the world's complexity. Come and feel it.
13/06/2021

The desert breeze brought everything comes to the nearest sense of relief from the world's complexity. Come and feel it.

Address

Jakarta
12770

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when NIKKYALMON posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to NIKKYALMON:

Share

Category