05/12/2024
Air Sungai
Mengalir tenang di antara batu,
Menyusuri lembah, melewati waktu.
Bening wajahmu memantulkan langit,
Menghapus jejak luka yang pahit.
Air sungai, bisikmu lembut,
Mengiring alam dalam alunan surut.
Kau bawa cerita dari hulu,
Tentang kehidupan yang terus berlalu.
Kadang kau murka, deras mengamuk,
Meruntuhkan tanah, menggetarkan bukit.
Namun kau pun setia, di kala damai,
Memberi kehidupan, tiada usai.
Sungai, engkau guru bijaksana,
Mengajarkan arti pasrah dan percaya.
Bahwa setiap liku dan arus deras,
Adalah jalan menuju luasnya batas.
Hingga akhirnya kau tiba di muara,
Menyatu dengan samudera biru.
Mengajarkan kita, tak ada yang sia-sia,
Segalanya kembali pada yang satu.
Yaitu Cinta yang abadi