12/12/2013
Cabang berkuda gagal menyumbang medali emas untuk SEA Games di nomor endurance 80 kilometer yang berlangsung malam tadi di Nay Pyi Taw. Tuan rumah Myanmar dinilai bermain "curang".
"Myanmar tidak memperbolehkan kami membawa kuda sendiri dari Indonesia," kata Ketua Delegasi Indonesia untuk SEA Games Myanmar, Aslizar Tanjung, di Wunna Theikdi Indoor Stadium, Rabu, 11 Desember 2013.
Sebagai gantinya, kata Aslizar, Myanmar menyediakan 20 kuda sehari sebelum bertanding. Dari 20 kuda itu, Indonesia dipersilakan memilih empat kuda untuk bertanding di nomor endurance 80 kilometer.
Pesoalannya, atlet membutuhkan waktu lebih dari sehari untuk beradaptasi dengan kuda pilihannya. Akibatnya, ketika bertanding, atlet tak begitu mengenali kemampuan kuda yang dipacunya.
Di tengah pertandingan, satu dari empat atlet Indonesia yang turun di nomor endurance 80 kilometer didiskualifikasi karena heart beat kudanya melebihi batas. "Demi kesehatan kuda terpaksa dia didiskualifikasi," kata Aslizar.
Larangan membawa kuda, Aslizar melanjutkan, bisa jadi strategi Myanmar untuk mendapatkan medali. Namun, strategi itu ternyata tak berjalan mulus karena mereka tak mendapatkan medali apa pun di akhir laga.
Dua medali emas justru digondol atlet Malaysia dari nomor tunggal endurance dan team endurance, sementara dua perak dan perunggu dibawa pulang atlet Indonesia. "Myanmar tidak dapat apa-apa," kata Aslizar.
Source : tempo.co