Street photography liar wajah banjar

Street photography liar wajah banjar Sejarah seputar wajah banjar tempo dulu dan sekarang

Baayun maulid adalah tradisi budaya masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan yang dilaksanakan sebagai bagian dari peraya...
29/05/2025

Baayun maulid adalah tradisi budaya masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan yang dilaksanakan sebagai bagian dari perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini berupa kegiatan mengayun bayi atau anak-anak sambil membaca syair Maulid, sebagai bentuk syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Elaborasi:
Makna dan Tujuan:
Baayun maulid memiliki makna dan tujuan yang mendalam, yaitu:
Membaca syair memuji Nabi Muhammad SAW.
Mengayun anak-anak sebagai simbol harapan agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berbakti dan mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW.
Menjaga dan melestarikan tradisi budaya Banjar.
Pelaksanaan:
Baayun maulid biasanya dilakukan di masjid atau tempat-tempat keramat yang bersejarah.
Kegiatan ini melibatkan masyarakat, termasuk anak-anak, untuk berpartisipasi.
Anak-anak diayun dengan menggunakan "tapih" (sarung) yang diikat ujung ke ujung dengan tali berhias.
Konsep Keagamaan dan Kearifan Lokal:
Baayun maulid dianggap sebagai upacara keagamaan yang juga bernafaskan kearifan lokal, yang melibatkan unsur-unsur dakwah Islam.
Perkembangan Tradisi:
Seiring berjalannya waktu, tradisi Baayun Maulid telah mengalami perkembangan dengan berbagai cara, seperti adanya pengajian, kenduri, atau arak-arakan.

25/05/2025

Masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan, telah mengenal pertunjukan wayang kulit sekitar awal abad ke-XIV. Pernyataan ini diperkuat karena pada kisaran tahun 1300 sampai dengan 1400, di mana Kerajaan Majapahit telah menguasai sebagian wilayah Kalimantan (Tjilik Riwut, 1993), dan membawa serta menyebarkan pengaruh agama Hindu dengan jalan pertunjukan wayang kulit.
Konon pasukan Majapahit yang dipimpin oleh Andayaningrat membawa serta seorang dalang wayang kulit bernama Raden Sakar Sungsang lengkap dengan pengrawitnya, pegelaran langsung ( sesuai pakem tradisi Jawa) yang dimainkannya kurang dapat dinikmati oleh masyarakat Banjar, karena lebih banyak menggunakan repertoar dan ideom-ideom jawa, yang sulit untuk dimengerti masyarakat setempat.

20/05/2025

Address

Jalan Pangeran Samudera
Banjarmasin

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Street photography liar wajah banjar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category