Papuarian

Papuarian Selamat Datang Di Halaman Resmi Saya(:

Akun Utama : Rian Assem Sedik
Ikuti Untuk Tumbuh Bersama, Tks🤝

Content Random Fb Pro
teks, photos, and reels videos

" PAPUA BUTUH SEKOLAH DAN RUMAH SAKIT, BUKAN MARKAS TENTARA "by : P F. MayorSenator Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor ...
16/01/2026

" PAPUA BUTUH SEKOLAH DAN RUMAH SAKIT, BUKAN MARKAS TENTARA "
by : P F. Mayor

Senator Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor Melakukan Interupsi Dalam Rapat DPD RI, Rabu (14-01/2026)

Iya menyuarakan penolakan masyarakat Papua terhadap penanaman sawit dan pembangunan Batalion di Papua yang menggunakan alasan, Batalion pertanian atau Batalion Perkebunan ituu.!!

Masyarakat adat Papua itu menolak wacana sawit di Papua. Jadi nanti sampaikan ke Pa Prabowo sama Pa Bahlil itu stop dengan barang itu, karena orang Papua tidak s**a.

Paul Finsen Mayor juga menanyakan mengenai itu yang di datangkan apa, terkait Batalion pertanian Ka atau apaa Batalion perkebunan ka??
Paul Menegaskan, Kebutuhan utama masyarakat Papua bukanlah Markas Tentara.

Orang Papua butuh Rumah Sekolah dan rumah sakit "(pendidikan yang baik dan merata atau pelayanan Kesehatan yang Efisien)", bukan markas Tentara.
Papua butuh fasilitas dasar seperti Pendidikan dan Kesehatan.

Lanjut Paul Finsen Mayor, karena Otsus untuk Orang Asli Papua, yang di bahas dan sangat penting atau juga masalah utama itu Pendidikan dan Kesehatan.

Oleh karena itu, isu Pendidikan dan Kesehatan seharusnya menjadi Prioritas Utama, tutup Paul.

source: YouTube RI

28/12/2025

Beberapa poin yang disampaikan oleh Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA dalam khotbah/homili saat Perayaan Ekaristi Malam Natal 24 Desember 2025 di Gereja Katolik Paroki Santa Sesilia SP 2, Mimika:

- Uskup mengkritik para oligarki dan kapitalis yang merusak hutan di Sumatera hingga terjadi bencana banjir yang memakan banyak korban jiwa;

- Uskup mengkritik pernyataan Prabowo yang berencana memperluas kelapa sawit di tanah Papua. Uskup juga menolak pernyataan Prabowo dan mengajak semua orang yang ada di seluruh tanah Papua untuk menolak rencana ini;

- Uskup mengkritik para gubernur, bupati-bupati, MRP, DPR di seluruh tanah Papua yang menjilat oligarki dan kapitalis di Jakarta. Uskup mengajak untuk tidak tunduk pada Jakarta;

- Uskup mengajak semua orang di tanah Papua untuk menolak dan melawan semua ilusi pembangunan Negara yang hanya akan menghancurkan tanah Papua;

- Uskup mengajak orang-orang muda untuk banyak berdoa dan banyak lakukan aksi-aksi pembebasan bagi sesama. Tidak hanya berdoa-berdoa saja. Tetapi gerakan nyata harus disertai.

source: YouTube -laolaopapua

Dewan perwakilan rakyat Daerah Aceh Menyatakan : "Kalau tidak perduli biarkan Aceh Pisah, kami siap Berdiri Sendiri ".
27/12/2025

Dewan perwakilan rakyat Daerah Aceh Menyatakan : "Kalau tidak perduli biarkan Aceh Pisah, kami siap Berdiri Sendiri ".

26/12/2025

Aceh Memanas, Tentara Indonesia memukul Rakyat sipil yang membawa bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Jadi kamu orang -👇
25/12/2025

Jadi kamu orang -👇

AMP mengucapkan selamat natal.. 👇Selamat merayakan Hari Raya Natal bagi Umat Kristiani di Seluruh Dunia, terutama bagi P...
24/12/2025

AMP mengucapkan selamat natal.. 👇

Selamat merayakan Hari Raya Natal bagi Umat Kristiani di Seluruh Dunia, terutama bagi Para Pengungsi di Papua yang tidak bisa merayakan Natal !
[25 Desember 2025]

24/12/2025

Prabowo: Bagi Saya,
Mati untuk Rakyat adalah Kehormatan.

24/12/2025

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai penggantian hutan Papua dengan sawit bukanlah solusi pembangunan yang bijak.

Sikap ini mencuat seiring wacana pemerintah pusat dalam beberapa waktu terakhir yang mendorong ekspansi sawit dan proyek pangan-energi di wilayah Papua.

Penolakan tersebut merujuk pada kondisi Papua sebagai kawasan dengan hutan hujan tropis yang masih luas dan menjadi ruang hidup masyarakat adat.

Menurut Ahok, konversi hutan menjadi sawit berisiko besar merusak ekosistem, menghilangkan keanekaragaman hayati, serta mengancam keberlangsungan sosial dan budaya masyarakat setempat.

la menekankan bahwa Papua tidak boleh diperlakukan sebagai lahan kosong yang dapat dieksploitasi atas nama pertumbuhan ekonomi semata.

Sikap ini sejalan dengan berbagai peringatan dari organisasi lingkungan dan sejumlah pihak di parlemen yang sebelumnya menyoroti bahaya ekologis pembukaan lahan besar-besaran di Papua, sebagaimana diberitakan media nasional terpercaya seperti Kompas dan Tempo.

Penolakan Ahok memperkuat dorongan agar pembangunan di Papua mengedepankan prinsip keberlanjutan, perlindungan lingkungan, dan penghormatan terhadap hak masyarakat adat.

sumber: Facebook, Beragam Fakta

23/12/2025

Hukum yang Bertambah, Keadilan yang Berkurang

“Semakin korup sebuah negara, semakin banyak aturan hukumnya.”
— Publius Cornelius Tacitus

Kutipan ini mengungkap paradoks kekuasaan: melimpahnya hukum tidak selalu menandakan tertibnya keadilan. Tacitus menunjukkan bahwa negara yang korup justru cenderung menumpuk aturan sebagai penutup bagi kerusakan moral di dalamnya. Ketika kejujuran dan etika runtuh, hukum dipakai sebagai pengganti—bukan sebagai penjaga keadilan, melainkan sebagai tirai formalitas.

Banyaknya aturan sering kali tidak bertujuan untuk melindungi rakyat, tetapi untuk mengendalikan mereka. Hukum dibuat rumit, berlapis, dan sulit dipahami, sehingga mudah dimanipulasi oleh mereka yang berkuasa. Dalam situasi ini, hukum tidak lagi menjadi alat keadilan, melainkan alat seleksi: lunak bagi yang kuat, keras bagi yang lemah.

Tacitus mengingatkan bahwa inti masalah bukan kekurangan hukum, melainkan kekurangan integritas. Negara yang sehat tidak membutuhkan terlalu banyak aturan, karena keadilan hidup dalam kesadaran moral para pemimpinnya. Sebaliknya, negara yang korup mencoba menambal kebus**an dengan regulasi tanpa akhir.

Pesan ini tetap relevan: keadilan tidak lahir dari banyaknya pasal, tetapi dari keberanian menegakkan kebenaran secara setara. Ketika hukum terus bertambah namun ketidakadilan tetap ada, yang perlu dipertanyakan bukan rakyat—melainkan kekuasaan itu sendiri.

22/12/2025

Ternyata kesempatan yang di berikan rakyat tidak di gunakan dengan sebaik-baiknya...
Ambisi calon berapa kali gagal...
Setelah jadi presiden inilah kebijakan nya...
Rasanya rakyat sudah banyak menaruh kecewa kepada para pemimpin, pemerintah bukan nya hadir sebagai penaung dan pelindung...
Sekarang pemerintah tidak jauh beda dari penjajah...
Banyak kebijakan yang sangat menyakiti hati rakyat...
Seolah-olah rakyat ini tidak penting
Padahal kalau tidak ada kami rakyat mu, lalu siapa yang mau anda mimpin...?
Padahal pemimpin di pilih untuk melindungi kepentingan seluruh rakyat, bukan cuman untuk segelintir elite politik.

Ternyata benar juga, banyak rakyat yang meragukan jauh jauh hari lalu, atas kepemimpinanya. dia naik semuanya akan berantakan . Terlalu banyak omon omon tanpa aksi nyata , kabinet pemerintahan dia juga MENTERI MENTERI nya pada eror gak ada yg kompoten dibidangnya, semuanya penjilat tidak bisa bekerja karena tidak punya kemampuan , orang orang titipan partai 😇😇

Berdasarkan riset Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH) yang dilakukan Sawit Watch, kondisi Papua sudah ...
22/12/2025

Berdasarkan riset Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH) yang dilakukan Sawit Watch, kondisi Papua sudah berada pada status kritis.

Direktur Eksekutif Sawit Watch, Achmad Surambo, menegaskan bahwa Papua dan bahkan Indonesia secara keseluruhan saat ini berada di ambang batas daya dukung lingkungan.

Menurutnya, perluasan lahan tanam sawit di Papua tidak memiliki landasan ekologis maupun tata ruang yang kuat, dan justru berpotensi memicu kerusakan lingkungan permanen.

Presiden Republik Indonesia : Prabowo Subianto, dorong penanaman kelapa sawit di Papua, untuk hasilkan BBM (bahan bakar ...
21/12/2025

Presiden Republik Indonesia : Prabowo Subianto, dorong penanaman kelapa sawit di Papua, untuk hasilkan BBM (bahan bakar minyak).

Ingat bapak Presiden. Gerakan Aceh Merdeka (GAM) minta Merdeka karena persoalan Ekonomi. Beda dengan kami Papua, Kami memang benar-benar minta Merdeka sehingga jangan bapak presiden dan kaki tanganmu wariskan bencana untuk anak cucu kami yang ada di Papua."

Papua bukan Tanah kosong. 🔥

Address

Sorong

Telephone

+6282198699828

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Papuarian posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share