27/12/2023
Sebuah kisah yang diceritakan salah satu Ojol Grab
Kejadian 6 bulan lalu. saat itu waktu menunjukan pukul 17:45. lalu orderan Grabfood masuk di salah satu resto ayam geprek. seperti biasa, saya selalu chat dengan sopan untuk kesediaan menunggu proses.
Diresto itu ternyata sudah menjadi langganan Cs. begitu saya sebutkan menu pesanannya karyawan sudah paham menu yang dimaksud. salah satu karyawan sempat bertanya "menu pesanan benar Pak, untuk Mawar(nama samaran)?" saya jawab "iya...memang kenapa pesanannya? habis?"..."Gak Pak, kami cuma pastikan saja karena yg pesan itu...."
Saya jadi curiga, karena karyawan resto itu tidak melanjutkan pembicaraan karena disenggol oleh salah satu karyawan yg cewek. melihat sikap seperti itu saya takut klo Orderan ini Fiktif. sambil nunggu menu jadi, saya chat kembali Cs sekedar bertanya dan memastikan bahwa ini bukan order fiktif.
Saat sedang Chat, aplikasi seperti mengalami error...kadang muncul, kadang menghilang kembali ke tampilan awal saat belum ada orderan. itu berlangsung selama saya Chat Csnya. tidak terasa sudah hampir 15 menit chating dg Cs. banyak cerita yg Cs ungkapkan seperti curhat. salah satunya masalah di sekolahan karena naksir cowok.
35 Menit pesanan siap, dan saya chat kembali memberitahu pesanan siap. Entah kenapa karyawan cowok itu wajahnya pucat saat memberikan Menu itu.
Saya perjalanan mengantar, tiba-tiba Cs Chat minta dibelikan Pewarna rambut warna hitam. karena saya tidak mau mengecewakan konsumen, saya jawab iya...dan Cs chat, klo pewarna rambut itu tolong diberikan untuk Ibunya.
Lalu perjalanan sampai dirumah Cs dan sesuai dengan titik dan Note rumahnya. baik itu Blok dan warna cat rumah. tapi saya heran rumahnya Cs itu selesai selametan. dan saya pikir keluarga itu sedang berkabung.
Dengan diselimuti berbagai pikiran tentang rumah itu, perkataan karyawan resto, dan keanehan yg terjadi diaplikasi...saya masuk dan disambut orang tuanya yg heran melihat saya datang.
Saya bilang "Benar ini alamat rumahnya Mawar?...dijawab beliau "iya..betul"...lalu say berkata " Ini pesanan Grabfood Ayam geprek sambelnya sedikit sekitar satu sendok makan, ada potongan timun dua, sama ada tambahan pewarna rambut warna hitam" dan yang terjadi Ibunya Pingsan.
Saya ketakutan, apa saya salah ucap? lalu salah satu keluarganya menyuruh saya untuk masuk dan ngobrol.
Kakaknya bercerita, bahwa itu Memang menu kesukaan adiknya. dan hobinya selalu pesan Grabfood, katanya promonya lebih banyak dan pewarna rambut itu merupakan kebiasaan adiknya yg selalu belikan untuk ibunya. sampe situ saya masih belum sadar apa yang terjadi. saat Ibunya mulai siuman. beliau bercerita bahwa Mawar sudah meninggal. dan malam ini adalah hari ketujuh selametannya...saya mendengar itu badan berasa gak ada tulang. lemes.
Saat kondisi seperti itu tiba-tiba ada chat yang berisi "Terima kasih Pak, sudah terima orderan saya. maaf sudah merepotkan. tolong kasih tau Ibu klo dilemari ada sapu tangan kuning,didalamnya ada perhiasaan dari tabungan saya", saat saya mau menunjukan isi chat tersebut...tiba-tiba hilang orderannya. dan saya sampaikan kepada pihak keluarga tentang isi chat itu.
Lalu kakaknya bergegas ke kamar dan cek lemari bajunya, ternyata yg disebutkan ada semua...sontak kami semua kaget campur haru.
Ternyata orang yang terkasih masih sayang dan berusaha berkomunikasi melalui kebiasaannya semasa hidup.