01/11/2026
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meminta manajemen PLTU Bengkayang di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, mempercepat proses pemeliharaan pembangkit listrik tersebut.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan pasokan listrik di Kalimantan Barat yang saat ini masih mengalami pemadaman bergilir.
Permintaan tersebut disampaikan Ria Norsan saat meninjau langsung progres pemeliharaan PLTU Bengkayang, Kamis (29/10/2026).
Peninjauan itu sekaligus untuk memastikan perkembangan pekerjaan dan mendorong percepatan penyelesaian sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Dalam kunjungan ke PT PLN Indonesia Power UBP Singkawang tersebut, Ria Norsan didampingi Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara Indonesia Power, Muhammad Padang Dirgantara, Vice President O&M Planning and Control III PT PLN Indonesia Power, Nugraha Septa Utama Komar, Manager PT PLN Indonesia Power PLTU Bengkayang, Fritz Daniel Pardomuan, serta General Manager PLN UID Kalbar, Maria Goretti.
Rombongan meninjau pekerjaan serious inspection pada PLTU Bengkayang Unit 3.
Berdasarkan laporan harian, progres pemeliharaan telah mencapai 35,46 persen atau melampaui target rencana sebesar 34,49 persen.
Meski demikian, Ria Norsan meminta manajemen tidak hanya berpatokan pada jadwal yang telah ditetapkan, tetapi mengupayakan percepatan dengan tetap memperhatikan standar keselamatan dan kualitas pekerjaan.
Semula, proses pemeliharaan dijadwalkan berlangsung selama 54 hari dan ditargetkan selesai pada 5 Desember 2026.
Baca selengkapnya: https://siarankalbar.com/gubernur-kalbar-minta-pemeliharaan-pltu-bengkayang-dipercepat-harap-kembali-beroperasi-pertengahan-november/