22/02/2021
Gedung Pusat Kebudayaan Sumatera Barat, harapan kebangkitan kebudayaan dan kreativitas kebudayaan Sumatera Barat
Take By Asro Sikumbang Minangkabau ( .s_m / a.s.m_visu_grap-stry)
Location : Padang, West Sumatera
Media : Alpha
Editing : Snapseed/LightX
Area ini Berada dikawasan sentral sejak zaman Belanda,berada langsung dipantai barat Sumatera&dekat Muara Sungai kelaut lepas yang dikenal "Muaro Batang Arau" merupakan cikal bakal berdirinya kawasan kota Padang .Tepat berseberangan dengan Taman Melati (lokasi museum adityawarman sekarang) yang dulunya dikenal lapangan Michiels yang pernah menjadi lokasi berdirinya tugu michiels&gereja protestan keopel kerk.
Perjalanan areal yang sejak tahun 1972 ini menjadi pusat kebudayaan&kesenian.Dari catatan sejarah area ini berawal sebagai tempat penyimpanan minyak kemudian lapangan menembak&latihan bola yang dikenal menjadi lapangan dipo.
Pada tahun 1972 areal ini dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Padang sebagai ruang promosi dagang,industri&kebudayaan/kesenian dikenal dengan "PADANG FAIR"
Pada tahun 1975 Pemerintah Kota Padang mendirikan Pusat Kesenian Padang (PKP) atas prakarsa Budayawan,Seniman, Sastrawan,Jurnalis&Pengusaha masa itu karena melihat tumbuhnya gairah kesenian serta Padang Fair yang hanya bertahan 1 tahun saja.
Tahun 1978 lahir Sumatera Barat yang berawal dari strategi pembangunan kebudayaan nasional,dengan lahirnya keputusan pendirian Taman Budaya se Indonesia yang pada awalnya dikelola oleh UPT Taman Budaya dibawah Dirjen Pendidikan&Kebudayaan Kemendikbud RI.Kemudian sesuai otonomi daerah,berubah menjadi UPTD yang pernah berada di Dinas Pariwisata&Kebudayaan Serta Dinas Pendidikan&Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat.
Areal Taman Budaya kemudian bertransformasi menjadi Gedung Pusat Kebudayaan Sumatera Barat sebagai bentuk apresiasi kekayaan intelektual kebudayaan seniman&kebudayaan Minangkabau/sumbar sebagai ruang ekspresi&kreativitas serta menjadi daya tarik wisata. Saat ini pembangunan yang telah selesai adalah Zona A nantinya akan berfungsi sebagai zona pameran.Saat ini pemanfaatan Zona A sementara dimanfaatkan sebagai kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat yang saat ini mengelola UPTD Taman Budaya & UPTD Museum Adityawarman berlokasi diseberang area ini tepatnya di Taman Melati (Tugu Michiels Dahulu).