Rokiproject

Rokiproject Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Rokiproject, Photographer, Jalan Safir 10 blok C13 no 38, Permata Puri Media Kembangan, Jakarta.

ROKIPROJECT adalah wadah pendidikan fotografi non formal, tempat berbagi segala pengetahuan tentang fotografi, selain itu Rokiproject juga selalu membuka trip photo hunting tiap bulan di berbagai pelosok negeri.

Kamera yang Tidak Mau MenyerahAda barang-barang yang kita beli bukan karena yakin akan kegunaannya, melainkan karena kit...
12/08/2026

Kamera yang Tidak Mau Menyerah

Ada barang-barang yang kita beli bukan karena yakin akan kegunaannya, melainkan karena kita jatuh hati sebelum sempat bertanya apakah ia masih berguna.
Begitu p**a kamera ini.
Aku menemukannya dari seorang pedagang di Semarang.

Konica Pop berwarna merah menyala, sebuah benda kecil yang bahkan sebelum digunakan sudah terasa seperti benda koleksi. Warnanya terlalu mencolok untuk diabaikan. Kalau ternyata sudah mati, pikirku, tidak apa-apa. Ia masih pantas menjadi penghuni lemari, sekadar menjadi titik merah yang mengingatkan bahwa benda-benda lama pun pernah punya kehidupan.

Pedagangnya jujur. Ia tidak tahu apakah kamera ini masih bekerja.
Aku pun tidak berharap banyak.
Aku memasukkan Kodak Portra 160 yang tanggal kedaluwarsanya 2025. Film yang sebenarnya sudah lewat masa jayanya, dipasangkan dengan kamera yang kondisi hidup matinya pun belum jelas.
Dua ketidakpastian bertemu di satu tempat.

Lalu aku menekan tombol rana.
Satu kali...Dua kali.. Kemudian menunggu.

Ketika hasilnya kembali, ada sesuatu yang membuatku tersenyum.
Ternyata ia masih melihat.
Tidak dengan ketajaman kamera modern. Tidak dengan presisi yang bisa dihitung sampai sepersekian stop. Beberapa frame bahkan menunjukkan bagaimana ia berjuang menghadapi cahaya, bagaimana highlight dibiarkan pecah, bagaimana bayangan tenggelam menjadi pekat.

Namun justru di situlah saya menemukan sesuatu.
Ia tidak sempurna.Tetapi ia masih mampu merekam dunia.

Warna-warna yang datang dari Portra 160 terasa seperti ingatan yang sudah sedikit pudar. Pantai, kereta, pepohonan, matahari, orang-orang yang bahkan mungkin tidak pernah tahu bahwa mereka pernah menjadi bagian dari satu frame.

Dan tiba-tiba saya berpikir, mungkin benda-benda tua memang tidak selalu meminta untuk diperbaiki.
Kadang mereka hanya ingin diberi kesempatan.
Kesempatan untuk membuktikan bahwa sesuatu yang kita kira sudah selesai ternyata masih menyimpan sedikit kehidupan.
Konica Pop ini mungkin bukan kamera istimewa.

Tapi hari itu, ia mengingatkan saya bahwa "masih berfungsi" dan "masih punya arti" adalah dua hal yang berbeda.

Dan barangkali, justru yang kedua jauh lebih penting.

Pagi itu, halaman Vihara Mendut, Kota Mungkid, Magelang, diselimuti keheningan. Tidak ada riuh yang mengiringi perjalana...
06/08/2026

Pagi itu, halaman Vihara Mendut, Kota Mungkid, Magelang, diselimuti keheningan. Tidak ada riuh yang mengiringi perjalanan para bhikkhu. Tidak ada derap langkah yang memecah suasana. Yang hadir hanyalah sunyi, ketika para anggota Sangha berjalan perlahan, tanpa alas kaki, dengan perhatian penuh pada setiap pijakan.

Di barisan terdepan tampak Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera, memimpin peserta Pabbajjā Sāmaṇera Sangha Theravada Indonesia melaksanakan pindapata pada hari terakhir rangkaian program pabbajjā, 26 Juli 2026.
Bagi sebagian orang, pemandangan ini mungkin terlihat sebagai prosesi sederhana. Namun di balik langkah-langkah yang tenang itu tersimpan latihan batin yang telah diwariskan sejak masa Buddha lebih dari 2.500 tahun silam.

Pindapata bukanlah perjalanan untuk meminta-minta. Dalam tradisi Theravada, pindapata merupakan bagian dari disiplin kebhikkhuan (Vinaya), ketika para bhikkhu keluar dari vihara untuk menerima dana makanan yang diberikan secara sukarela oleh umat. Mereka tidak meminta, tidak memilih rumah yang akan didatangi, tidak menentukan makanan yang akan diterima, dan menerima apa pun dengan batin yang seimbang.
Di saat yang sama, umat memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan dāna, yaitu kemurahan hati tanpa mengharapkan balasan. Hubungan antara Sangha dan umat bukanlah hubungan transaksi, melainkan hubungan saling menopang. Sangha menjaga dan mewariskan Dhamma, sementara umat mendukung keberlangsungan kehidupan Sangha melalui pemberian yang tulus.

Pindapata pada hari terakhir pabbajjā memiliki makna yang lebih mendalam. Setelah menjalani kehidupan sederhana sebagai sāmaṇera selama masa latihan, para peserta menutup perjalanan mereka dengan kembali menghayati nilai-nilai yang menjadi fondasi kehidupan seorang bhikkhu: kerendahan hati, kesederhanaan, rasa syukur, dan kesadaran penuh dalam setiap langkah.
Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat dan bising, prosesi hening di Vihara Mendut menjadi pengingat bahwa kebijaksanaan tidak selalu lahir dari kata-kata. Terkadang, ia hadir dalam langkah yang perlahan, batin yang tenang, dan kehidupan yang dijalani dengan penuh kesadaran.

Y. M. Sri Paññāvaro Mahāthera

Pagi tidak pernah tergesa-gesa. Ia datang tanpa mengetuk, mengusap gelap dengan jemari cahaya, lalu membiarkan bumi meng...
29/07/2026

Pagi tidak pernah tergesa-gesa. Ia datang tanpa mengetuk, mengusap gelap dengan jemari cahaya, lalu membiarkan bumi mengingat caranya bernapas.

Gunung berdiri seperti seorang pertapa, tak pernah meminta untuk dipuji. Kabut berlalu sebagaimana segala yang fana. Matahari pun tak berusaha menjadi pusat semesta, ia hanya setia terbit, mengajarkan bahwa harapan adalah pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang.

Mungkin hidup memang sesederhana itu: tetap hadir, meski dunia berkali-kali lupa berterima kasih.

Yang selalu merindukanmu tanpa kata
Phuntuk Setumbuh 25 July 2026

Fotografi mengajarkanku bahwa mata batin bukanlah soal mistis. Ia adalah kemampuan melihat keindahan di balik kebisingan...
17/07/2026

Fotografi mengajarkanku bahwa mata batin bukanlah soal mistis. Ia adalah kemampuan melihat keindahan di balik kebisingan visual.

​Ingatlah ini:

Kegelapan bukanlah musuh cahaya; ia adalah kanvasnya.

Kesalahan bukanlah akhir dari dirimu; ia adalah kontras bagi kebenaran.

​Tanpa gelap, cahaya hanyalah ketiadaan.

Tanpa kesalahan, kebenaran hanyalah teori yang tak teruji.

​Lepaskan penyesalan, atur fokusmu, dan temukan keindahannya

Foto slide black and white
Lokasi Vihara Mendut Mungkid Magelang Jawa Tengah Juni 2026
Kamera Olympus M1
Film Ilford 135mm HP5plus 400
Lensa Zuiko 50mm 1.8

Foto terakhir
Guru saya Bhante Pannavaro Mahathera saat menjelaskan cara melihat Cahaya dengan perspektif yang berbeda dari teknis fotografi yang aku tau. 2016

Menenun bukan sekadar merangkai benang, melainkan merangkai doa dan waktu. Di Lepo Lorun, setiap tarikan benang adalah d...
14/07/2026

Menenun bukan sekadar merangkai benang, melainkan merangkai doa dan waktu. Di Lepo Lorun, setiap tarikan benang adalah detak konsentrasi; sebuah meditasi fisik yang tertuang dalam pola-pola rumit. Di sini, tradisi bukan warisan masa lalu yang statis, melainkan napas yang hidup dalam keseharian.

Kabut datang dan pergi. Air berubah tanpa meminta izin. Tebing-tebing diam memeluk waktu. Hanya manusia yang sibuk menca...
13/07/2026

Kabut datang dan pergi. Air berubah tanpa meminta izin. Tebing-tebing diam memeluk waktu. Hanya manusia yang sibuk mencari kepastian, sementara alam mengajarkan bahwa perubahan adalah bentuk paling setia dari kehidupan.
Mungkin karena itu, kita selalu p**ang dari gunung dengan ransel yang sama, tetapi hati yang tak lagi serupa.

Mencoba motret menggunakan Film Kodak Vision3 ( 5500k ) dengan ISO yang tidak pasaran yaitu 250. Info tentang film ini a...
08/07/2026

Mencoba motret menggunakan Film Kodak Vision3 ( 5500k ) dengan ISO yang tidak pasaran yaitu 250. Info tentang film ini ada pada slide terakhir. Warnanya unik cinematic seperti movie. Roll film ini tadinya emang diproduksi untuk film layar lebar, namun temen saya yang agak unik ini membuat roll gulungan sendiri dari gulungan film itu. Dan ternyata bisa juga dipake untuk motret.

Dalam keheningan yang baru ini, segala ego arsitektur telah sirna, menyisakan hanya dialog abadi antara batu karang dan ...
07/07/2026

Dalam keheningan yang baru ini, segala ego arsitektur telah sirna, menyisakan hanya dialog abadi antara batu karang dan ombak. Di sinilah sang peselancar menemukan esensi sejati dari kunjungannya: bukan untuk menaklukkan, tapi untuk melebur dalam irama samudra yang tak terganggu oleh noise manusia.

​Bingin telah kembali pada dirinya yang sesungguhnya—telanjang, jujur, dan hanya menyisakan mereka yang mengerti bahasa ombak.

Pantai Bingin Bali 23 Juni 2026
Shot on Leica M3 + Voiglander 40mm 1.2 + Ilford Delta 400

Terima kasih, Semarang, untuk jeda yang indah ini. Telah kau ajarkan kami bahwa keindahan tak selalu harus sempurna. Kad...
06/07/2026

Terima kasih, Semarang, untuk jeda yang indah ini. Telah kau ajarkan kami bahwa keindahan tak selalu harus sempurna. Kadang, ia bersembunyi di antara reruntuhan, bayangan yang dalam, dan bisikan lembut dari masa lampau.

​Kita telah menjadi bagian dari jejak waktu.

Semarang 5 July 2026

​ Fujifilm Indonesia

5 aturan sederhana ini banyak membantuku bercerita. Apakah yang tak dapat diwakili oleh gambar, kita bisa membantu menul...
03/07/2026

5 aturan sederhana ini banyak membantuku bercerita. Apakah yang tak dapat diwakili oleh gambar, kita bisa membantu menulisnya juga sebagai bagian dari cerita, misalnya suara, aroma, dan rasa yang tak tergambarkan membuat photo story menjadi semakin kuat.

Address

Jalan Safir 10 Blok C13 No 38, Permata Puri Media Kembangan
Jakarta
11610

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rokiproject posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Rokiproject:

Shortcuts

Share

Category