Global Update

Global Update Berita global update

12/03/2026

Perang yang di kobarkan As dan zeonis tak lain hanyalah ingin membegal Minyak Bumi

01/03/2026

TEHERAN – Eskalasi militer di Timur Tengah mencapai babak baru yang sangat berbahaya setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah melumpuhkan sebuah kapal dukungan tempur strategis milik Amerika Serikat di perairan Teluk Persia, Minggu (1/3/2026).

Dalam pernyataan resmi yang disiarkan oleh kantor berita Tasnim, IRGC menyatakan bahwa unit angkatan laut mereka berhasil menembakkan rudal balistik anti-kapal yang mengenai target dengan presisi tinggi, menyebabkan kerusakan struktural yang masif pada kapal yang diidentifikasi sebagai bagian dari armada Military Sealift Command.

Video amatir yang beredar di saluran media sosial pro-Iran menunjukkan gumpalan asap hitam pekat membumbung dari sebuah kapal besar di tengah laut, yang memperkuat klaim Teheran mengenai keberhasilan serangan tersebut. IRGC memperingatkan bahwa seluruh aset angkatan laut Amerika Serikat di kawasan tersebut kini berada dalam jangkauan "rudal dan drone bunuh diri" mereka, dan menegaskan bahwa operasi ini merupakan pesan tegas terhadap agresi Washington dan Tel Aviv.

Situasi di lokasi kejadian masih sangat dinamis, dengan laporan mengenai upaya penyelamatan yang tengah berlangsung di tengah ancaman serangan lanjutan. Analis militer memperingatkan bahwa tenggelamnya kapal militer AS akan menjadi "titik balik" yang dapat memicu perang terbuka secara langsung antara kedua negara di laut, yang berisiko memutus pasokan energi global secara total.

Sumber :
Nour News, Roya News, Youtube - U.S NAVAL Vessel BURN, Wikipedia

24/02/2026

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memberikan kritik sekaligus masukan terhadap doktrin pertahanan dan keamanan nasional Indonesia yang dinilainya perlu dievaluasi. Dalam sebuah kesempatan, SBY melontarkan pertanyaan retoris mengenai kesiapan Indonesia menghadapi ancaman serangan udara modern yang menyasar pusat pemerintahan di Jakarta. Ia menekankan bahwa strategi pertahanan tidak boleh hanya terpaku pada serangan darat, tetapi harus mengantisipasi serangan udara yang bisa melumpuhkan jantung negara secara instan.

SBY mengingatkan bahwa dinamika perang masa depan telah banyak bergeser ke penggunaan teknologi udara dan rudal jarak jauh yang sangat mematikan. Menurutnya, doktrin pertahanan Indonesia harus lebih inklusif dalam memperhitungkan sistem pertahanan udara yang terintegrasi untuk melindungi objek-objek vital nasional. Tanpa payung pertahanan udara yang kuat, aset negara dan stabilitas nasional akan berada dalam risiko besar jika terjadi konflik bersenjata berskala luas dengan kekuatan asing.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas alutsista pertahanan udara serta kemampuan deteksi dini terhadap ancaman dari langit. SBY berpendapat bahwa membangun kekuatan darat memang penting, namun melupakan kedaulatan udara adalah sebuah celah strategis yang berbahaya bagi negara kepulauan seperti Indonesia. Sentilan ini diharapkan dapat memicu diskusi mendalam di kalangan pemangku kebijakan pertahanan untuk melakukan modernisasi strategi militer sesuai dengan perkembangan zaman.

Respons publik terhadap pernyataan SBY ini cukup beragam, di mana sebagian besar setuju bahwa pertahanan udara memang perlu menjadi prioritas utama. Diskusi mengenai keamanan ibu kota dan ketahanan nasional menjadi semakin relevan mengingat posisi Jakarta yang padat dan merupakan pusat ekonomi serta politik. Pemerintah diharapkan dapat mempertimbangkan masukan ini sebagai bagian dari peta jalan transformasi kekuatan militer Indonesia di masa depan agar tetap disegani di kawasan.

18/02/2026

Iran dilaporkan tengah membidik Indonesia sebagai lokasi strategis untuk memperluas jangkauan industri pertahanan mereka melalui pembangunan pabrik pesawat nirawak atau drone. Keinginan ini merupakan bagian dari strategi Teheran untuk memperkuat kerja sama militer dengan negara-negara Muslim besar sekaligus mencari pasar baru di luar kawasan Timur Tengah. Indonesia dianggap sebagai mitra ideal karena memiliki letak geografis yang strategis serta kebutuhan yang tinggi akan teknologi pemantauan maritim dan perbatasan.

Pihak Teheran menawarkan transfer teknologi secara menyeluruh dalam proposal ini. Jika rencana ini terealisasi, Indonesia tidak hanya akan menjadi pembeli, tetapi juga mampu memproduksi sendiri berbagai jenis drone, mulai dari unit pengintai hingga drone tempur yang telah teruji di medan konflik internasional. Langkah ini dinilai dapat mempercepat kemandirian alutsista nasional serta meningkatkan kemampuan intelijen TNI dalam mengawasi wilayah kedaulatan yang sangat luas dari ancaman infiltrasi maupun pencurian sumber daya alam.

Namun, rencana ini diprediksi akan menghadapi tantangan geopolitik yang kompleks, terutama terkait tekanan dari negara-negara Barat yang selama ini menerapkan sanksi ketat terhadap industri militer Iran. Pemerintah Indonesia harus berhati-hati dalam menyeimbangkan kebutuhan modernisasi teknologi pertahanan dengan risiko diplomatik yang mungkin muncul. Meskipun demikian, tawaran Iran ini menjadi bukti bahwa teknologi pertahanan Asia mulai diperhitungkan secara global dan mampu menawarkan alternatif kompetitif bagi negara-negara berkembang.

Sumber: Zona Jakarta

16/02/2026

Jet tempur generasi kelima TAI KAAN bukan sekadar pesawat siluman biasa. Jika benar masuk dalam radar akuisisi Indonesia, kekuatannya tak hanya terletak pada kemampuan stealth, radar AESA, atau manuver udara canggih. Yang membuatnya jauh lebih “ngeri” adalah konsep peperangan modern yang dibawanya: pesawat ini dirancang menjadi pusat kendali udara yang mampu memimpin dan mengoordinasikan pertempuran dari langit.

Kunci keunggulannya ada pada sistem MUM-T (Manned-Unmanned Teaming). Dengan konsep ini, satu pilot KAAN dapat mengendalikan beberapa drone tempur sekaligus dalam satu misi. Bayangkan satu jet berada di depan, sementara drone-drone bersenjata bergerak sebagai perpanjangan mata dan tangan—melakukan pengintaian, mengacaukan pertahanan lawan, bahkan meluncurkan serangan tanpa mempertaruhkan banyak awak manusia. Konsep ini mengubah pola perang udara dari “dogfight” klasik menjadi operasi jaringan terintegrasi berbasis data dan kecerdasan buatan.

Jika Indonesia benar-benar mengarah ke platform seperti KAAN, ini bukan hanya soal membeli pesawat baru, melainkan loncatan menuju era perang udara berbasis sistem. Artinya, kekuatan tidak lagi dihitung dari jumlah jet semata, tetapi dari seberapa canggih integrasi antara manusia, mesin, dan drone di medan tempur. Di titik inilah KAAN disebut lebih dari sekadar jet siluman—ia adalah komando terbang yang bisa mengubah keseimbangan kekuatan udara kawasan.

06/02/2026

India semakin dekat menuju era baru kekuatan udara.Mereka dikabarkan siap memproduksi jet tempur siluman SU-57 langsung di dalam negeri.Sekitar 50 persen infrastruktur penting disebut sudah tersedia—hasil dari pengalaman panjang India merakit SU-30MKI bersama Rusia selama puluhan tahun.
Fasilitas krusial seperti final assembly line dan pusat pengujian sudah berdiri.Ini berarti India tidak perlu memulai dari nol, sehingga biaya produksi bisa ditekan dan proses pengembangan berpotensi berjalan lebih cepat.
Saat ini, negosiasi dengan Rusia masih berlangsung, terutama terkait transfer teknologi dan skema produksi lokal.Jika kesepakatan tercapai, India bukan hanya akan merakit pesawat generasi kelima tersebut, tetapi juga berpeluang menjelma menjadi basis manufaktur strategis yang lebih mandiri.
Langkah ini dapat mengubah peta kekuatan udara di kawasan—menandai ambisi India untuk naik kelas dari sekadar operator menjadi produsen jet tempur siluman.

04/02/2026

Salah satu sorotan media dari penyelenggaraan Singapore Airshow 2026 yang dibuka hari ini, dan berlangsung pada 3-8 Februari di Changi Exhibition Center, adalah kehadiran model skala jet tempur Shenyang J-35A dari China.

Kemunculannya pesawat ini disinyalir sebagai sinyal kuat dari kesiapan Beijing untuk memasarkan jet tempur ini ke pasar ekspor internasional.

J-35A menjadi perhatian karena jet ini dinilai sebagai pesaing tangguh untuk jet tempur generasi kelima F-35 Lightning II buatan Lockheed Martin, Amerika Serikat.

Tak dapat dibantah, F-35 saat ini adalah jet tempur generasi kelima terlaris di dunia dengan 1.300 unit telah diproduksi dan dipesan.

F-35 menjadi simbol kekuatan terbaru angkatan udara negara-negara sekutu, menggantikan armada jet tempur generasi keempat lama F-16 Fighting Falcon.

Beijing sangat memahami bahwa tidak semua negara, bahkan negara-negara yang dekat dengan AS dan telah mengoperasikan jet tempur buatan AS sejak lama, dapat memiliki F-35.

25/01/2026

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa jika Amerika Serikat tidak menjadi pemimpin pasukan Sekutu dalam memenangkan Perang Dunia II, saat ini negara-negara Eropa akan menggunakan bahasa Jerman dan Jepang.

Pernyataan ini disampaikannya lewat Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1/2026).

"Setelah perang yang kita menangkan dengan gemilang, tanpa kontribusi kita, saat ini kalian semua akan berbicara dalam bahasa Jerman dan mungkin juga sebagian bahasa Jepang," ujar Trump.

Ia juga membela tuntutan atas Greenland dengan menyebutkan kekalahan Denmark yang sangat cepat selama perang.

Menurut Trump, ibu kota Denmark yaitu Kopenhagen hanya mampu bertahan selama 6 jam sebelum jatuh ke tangan Jerman, sehingga dinyatakan tak memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri maupun wilayah Greenland.

Trump menyatakan bahwa pemerintah Washington "terpaksa" mengirim pasukannya untuk membela Greenland, "dengan mengeluarkan biaya dan pengeluaran yang sangat besar".

Ia pun menyebutkan AS telah mendirikan pangkalan untuk melindungi wilayah tersebut atas nama Denmark.

"Kami benar-benar mendirikan pangkalan di Greenland untuk Denmark. Kami berjuang untuk Denmark," katanya,

Ia pun menambahkan jika AS bertindak untuk mencegah "musuh" mendapatkan pijakan di Belahan Bumi Barat.

Sebagaimana diketahui, Greenland menjadi perhatian Trump karena lokasinya yang memiliki nilai strategis di wilayah Arktik, kekayaan sumber daya mineral yang melimpah, serta kekhawatiran terhadap peningkatan aktivitas Rusia dan Tiongkok.

Namun demikian, baik Denmark maupun Greenland telah menolak usulan pemindahan kedaulatan wilayah tersebut, sekaligus menegaskan kembali bahwa Greenland berada dalam kedaulatan Denmark.

Sumber: Detik

23/01/2026

HITUNGAN MUNDUR DIMULAI DAN WASHINGTON MENDEKATI KEPUTUSAN KRUSIAL TENTANG IRAN

23/01/2026

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Global Update posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share