Kawan Rusdi Kawan Kita

Kawan Rusdi Kawan Kita berjuang bersama Rusdianto For DPRRI Senayan Jakarta

Permanently closed.
Rusdianto dan Ecraft Center Mendorong Industrialisasi UMKM Marente
06/09/2021

Rusdianto dan Ecraft Center Mendorong Industrialisasi UMKM Marente

jfid – Roadshow Rusdianto bersama tim pendiri Ecraft Center ke Marente memberi dukungan. Kedatangannya mendadak tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Menemui owner Kopi Marente.

02/09/2021

Testimoni Ni'matolah untuk Rusdianto Samawa dari seorang Mantan TKI Pulang Kampung.

Rusdianto For DPR-RI 2024

30/08/2021

BINCANG KOPI AGAL MARENTE

_______________

Sebuah upaya masyarakat Marente meningkatkan kesejahteraannya melalui pemberdayaan kopi. Sejarah perjalanan Kopi Marente sejak tahun 1988 hingga 1995 dilakukan penanaman oleh berbagai kelompok petani Agal yang terdiri dari 50-an orang.

Keberhasilan Kelompok Petani Agal pertahankan varietas kopi Marente memberikan dampak positif terhadap perkembangan Kopi Marente. Hingga saat ini, Kopi Marente yang disebut Kopi Agal dikembangkan dalam dua varietas unggul yakni Varietas Kopi Agal Genta Kawa Desa (Kopi Kades) dan varietas kopi Agal Marente.

Kedua varietas tersebut, Masing-masing membawa latar belakang pembacaan sejarah, pengemasan yang berbeda dan keduanya mendapat izin dari pemerintah untuk dikembangkan.

Masa depan Kopi Marente tergantung komitmen masyarakat dan kelompok petani Agal untuk menjaga kualitas varietasnya.





28/08/2021

LAWAN KOPI SEREK PADU

https://fb.watch/7FuGTyFImU/

___________________

Masyarakat Sumbawa harus memulai dari dasar-dasar nasionalisme lokal. Siapa lagi kalau bukan kita untuk mencintai produk - produk lokal sebagai peran penting dalam pembangunan ekonomi rakyat melalui kecintaan kita untuk kembangkan UMKM Kopi, seperti Kopi Marente.

Kopi Marente lahir dari ide dan tindakan kreatif sang owner Mas Banu. Peracikan kopi Marente asli dalam produk kemasan keren sekali. Dari sisi harga sangat terjangkau dan pendistribusian untuk pasar - pasar lokal dan nasional.

Sebelumnya, Kopi Marente dikenal dengan nama Agal. Penyematan nama ini sesuai nama tempat Air Terjun Marente. Petani yang menanam sejak tahun 1988 yang dilakukan oleh masyarakat Marente.

Bagi masyarakat, memberi harapan untuk tetap hidup pembangunan ekonomi. Kopi Marente titik tolak pengembangan, pemberdayaan dan industrialisasi Kopi Marente sehingga tumbuh kembang basis pendapatan ekonomi rakyat.

Pemerintah sejatinya, harus memperhatikan lebih jauh dan detail kebutuhan aspek industrialisasi pengolahan melalui skema penyiapan mesin - mesin produksi sehingga dapat menyuplai kebutuhan kopi Marente.

Apalagi sebaran namanya dikenal Kopi Marente. Dengan demikian, hadirnya industrialisasi Kopi Marente mendorong lajunya distribusi penjualan biji kopi. Tentu upaya tersebut, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah harus mendorong pasar - pasar lokal dan regional untuk tetap menggunakan kopi-kopi lokal. Apalagi, kalau pemerintah menyiapkan skema kebijakan dalam menumbuhkan sektor - sektor Caffe - Caffe (sektor industri kopi skala kecil dan menengah) sehingga produksi meningkat.

Mayoritas masyarakat masih konsumsi kopi Serek padu yang berdampak pada kesehatan dan tidak terjaganya kondisi tubuh. Karena masyarakat berfikir instan dan gampang.

Maka, kedepan pemerintah juga perlu memikirkan skema kebijakan permudah izin, industri kemasan, dan pasar - pasar maupun permodalan yang menunjang kegiatan produksi kopi.



26/08/2021

Rusdianto Samawa

19/08/2021

Apabila Penonton Mencapai 29juta. Akan dapatkan Hadiah.

19/08/2021

rusdinews persembahkan Film Pendek Tentang Kiprah Rusdianto Promosi Teluk Saleh

Catatan: Sumber Video di Ambil dari Berbagai Sumber

Selamat Merdeka
19/08/2021

Selamat Merdeka

15/08/2021
Rusdianto Ingatkan Kaum Muda Jangan Hidup SusahPenasaran pidato Rusdianto saat mengisi keynote speaker pada acara semina...
15/08/2021

Rusdianto Ingatkan Kaum Muda Jangan Hidup Susah

Penasaran pidato Rusdianto saat mengisi keynote speaker pada acara seminar nasional seputar "Kedaulatan Maritim dan Nasionalisme Indonesia" di kampus Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2017 lalu. Pidato tersebut, pengalaman riset pengaruh ekonomi politik Asia Tenggara di China selama tiga tahun 2013 - 2016.

Yang menarik, Rusdianto kekeh tidak mau menggunakan bahasa Inggris dalam berbagai pertemuan. Ia lebih memilih invoice transleter yang bisa mengubah bahasa dari Indonesia ke berbagai bahasa negara di dunia. Itu upaya menampilkan power nasionalisme bangsa yang kuat dan berani.

Saya khusus datang berdialog ke Sumbawa bertemu di Kota Sumbawa. Karena beberapa waktu lalu saat di Taliwang tak bisa jumpa karena kendala jadwal dan waktu serta tempat. Tentu saja, Rusdianto sibuk sekali jalan roadshow bertemu masyarakat.

Kota Sumbawa tempat pilihan kami bertemu. Tepat di Roptof hotel kaloka. Saya banyak menimba pengalaman seorang Rusdianto. Banyak yang bisa dipetik dari kesederhaannya. Terutama, saat ia harus membandingkan antara kaum muda China dengan kaum muda Indoesia.

Menurutnya, kaum muda dimasa umur 7 tahun sudah memiliki tanggung jawab menghidupkan diri sendiri dalam berusaha. Basic lingkungan dan pengalaman diciptakan dalam proses berbisnis. Sehingga pada level umur 12 - 25 tahun sudah ditata perangkat hidup menjadi pengusaha atau orang sukses.

Sedangkan kaum muda Indonesia, level umur 30 tahun belum memiliki pekerjaan tetap, apalagi menjadi pengusaha. Sehingga itulah yang membuat terjadi migrasi dari pengangguran menjadi mayoritas kriminal. Mestinya terjadi murtality (pemutusan) generasi antara doktrin birokrasi dengan basic pengusaha dalam berbagai aspek.

Maka, sudah saatnya kaum muda menebar semangat kebaikan, berusaha lebih kuat. Jangan sampai kaum muda mental susah. Mental miskin. Mental bodoh. Kaum muda harus tampil berani, energik, kreatif, inovatif dan gerak cepat (Progressif).

Rusdianto salah satu contoh kaum muda yang tetap pendirian pada jalan rakyat, mengurus urusan rakyat. Tetap konsisten pada sikap humbel. Selalu bercermin pada pengalaman histori perjalanan hidupnya menjadi pembawa dokkar, penjual ubi jalar, penjual ikan, penjual garam dan menjadi petani nelayan buruh serta lainnya. Rusdianto telah berada dalam pengalaman hidup keras dan tak mudah menyerah.

Rusdianto telah banyak ingatkan pemerintah lewat kritik pedasnya. Tulisannya bernas. Pikirannya jauh memikirkan arah masa depan zaman. Rusdianto yang humbel merakyat tentu jelas sudah dari sediakala. Sering duduk bersama rakyat dimana saja. Mendengar keluhan rakyat. Menyelesaikan persoalan rakyat.

Banyak pertanyaan telah saya ajukan kepada Rusdianto. Semoga tulisan kecil ini mewakili rasa penasaran masyarakat. Siapa sesungguhnya Rusdianto.

Hendro Susetyo
Koordinator: Komunitas Jawa - Madura

12/08/2021

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kawan Rusdi Kawan Kita posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kawan Rusdi Kawan Kita:

Share